// <![CDATA[ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIC DESIGN DAN DYNAMIC DESIGN]]> DONNY RICHARD YOTENI / 222008104 Dosen Pembimbing 1 Dr. techn Indra Noer Hamdhan, S.T.,M.T.
Pada perencanaan suatu bangunan yang menggunakan pondasi tiang pancang, penentuan kapasitas daya dukung ultimate pada pondasi merupakan faktor terpenting dalam perencanaan. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis untuk mengetahui dan menentukan nilai kapasitas daya dukung ultimate pondasi tiang pancang. Analisis daya dukung suatu tiang pancang dengan metode static design dan dynamic design mendapatkan hasil yang berbeda beda. Untuk menentukan metode mana yang leih baik digunakan, hasil analisis dari setiap metode dicari selisih yng lebih kecil, kemudian yang nilainya mendekati angka nol itulah yang lebih mendekati hasil pengujian di lapangan (Pile Driving Analyzer). Dari analisis didapat metode yang paling mendekati dengan hasil uji di lapangan (Pile Driving Analyzer) adalah metode Static Design (Finite Element) dan Mayerhof . Hal itu dapat dilihat dari hasil persentasi metode static design (Plaxis 2D 2012) didapatkan hasil 3.50% untuk titik BH-1 dan Mayerhof 0.96% untuk titik BH-2. Hasil persentasi analisis yang mendekati nilai nol %, mengartikan bahwa metode tersebut memiliki hasil yang hamper sama dengan hasil uji pembebanan di lapangan (Pile Driving Analyzer).