ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIC DESIGN DAN DYNAMIC DESIGN
Pada perencanaan suatu bangunan yang menggunakan pondasi tiang pancang,
penentuan kapasitas daya dukung ultimate pada pondasi merupakan faktor terpenting
dalam perencanaan. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis untuk mengetahui dan
menentukan nilai kapasitas daya dukung ultimate pondasi tiang pancang.
Analisis daya dukung suatu tiang pancang dengan metode static design dan
dynamic design mendapatkan hasil yang berbeda beda. Untuk menentukan metode
mana yang leih baik digunakan, hasil analisis dari setiap metode dicari selisih yng
lebih kecil, kemudian yang nilainya mendekati angka nol itulah yang lebih mendekati
hasil pengujian di lapangan (Pile Driving Analyzer).
Dari analisis didapat metode yang paling mendekati dengan hasil uji di lapangan
(Pile Driving Analyzer) adalah metode Static Design (Finite Element) dan Mayerhof .
Hal itu dapat dilihat dari hasil persentasi metode static design (Plaxis 2D 2012)
didapatkan hasil 3.50% untuk titik BH-1 dan Mayerhof 0.96% untuk titik BH-2. Hasil
persentasi analisis yang mendekati nilai nol %, mengartikan bahwa metode tersebut
memiliki hasil yang hamper sama dengan hasil uji pembebanan di lapangan (Pile
Driving Analyzer).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIC DESIGN DAN DYNAMIC DESIGN ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIC DESIGN DAN DYNAMIC DESIGN ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
MLA Style
.ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIC DESIGN DAN DYNAMIC DESIGN ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN METODE STATIC DESIGN DAN DYNAMIC DESIGN ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text