// <![CDATA[STUDI NILAI EKIVALENSI SEPEDA MOTOR DAN ARUS JENUH PADA PERSIMPANGAN JALAN BKR - JALAN MOH. TOHA DAN PERSIMPANGAN JALAN SUPRATMAN - JALAN BRIG. JEND. KATAMSO KOTA BANDUNG]]> Anggi Juliana Ma\'mun / 222009070 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., MT.
Pertambahan sepeda motor akan mengakibatkan permasalahan lalu lintas sehingga interaksi antar kendaraan akan dipengaruhi oleh jumlah dan komposisi kendaraan, oleh karena itu untuk mengetahui pengaruh interaksi masing-masing kendaraan maka semua jenis kendaraan akan diekivalenkan ke sepeda motor. Pengguna sepeda motor di Indonesia sangat pesat, hal ini berpengaruh terhadap kinerja persimpangan. Penelitian difokuskan pada persimpangan dengan lampu lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai ekivalensi sepeda motor (CM) berdasarkan komposisi jumlah sepeda motor pada arus lalu lintas pada persimpangan Jl. Supratman - Jl. Brig. Jend. Katamso dan persimpangan Jl. BKR - Jl. Moh. Toha kota Bandung. Metode pada penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dan dibandingkan dengan ketetapan MKJI 1997. Nilai esm hasil analisis berdasarkan metode regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS v.18 adalah esm kendaraan ringan atau LV sebesar 2.589 dan esm Angkot atau PT sebesar 3.123, nilai arus jenuh atau S sebesar 2358.14 smp/jam hijau untuk lengan atau pendekat Jl. Supratman - Jl. Brig. Jend. Katamso. Nilai esm kendaraan ringan atau LV sebesar 1.979 dan esm angkot atau PT sebesar 2.412, nilai arus jenuh atau S sebesar 4392.796 smp/jam hijau untuk lengan atau pendekat Jl. BKR - Jl. Moh. Toha. Ketetapan MKJI 1997 nilai esm kendaraan ringan atau LV sebesar 5 dan esm Angkot atau PT 5, nilai arus jenuh atau S sebesar 2011 smp/jam hijau untuk lengan atau pendekat Jl. Supratman - Jl. Brig. Jend. Katamso, dan arus jenuh atau S sebesar 4306 smp/jam hijau untuk lengan atau pendekat Jl. BKR - Jl. Moh. Toha kota Bandung.