// <![CDATA[PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE AUSTROADS 1992]]> Raja Binton Simanjuntak / 222010105 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., MT
Kostruksi perkerasan lentur terdiri dari lapisan-lapisan yang diletakkan di atas tanah dasar yang telah dipadatkan yang berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya . Berbagai metode digunakan dalam perencanaan tebal perkerasan lentur antara lain AASHTO, Metode The Asphalt Istitute, Austroads, dan Analisa Komponen.. Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari metode dalam perencanaan tebal perkerasan lentur menggunakan metode, Austroads 1992. Metode Austroads merupakan metode mekanistik yang dikembangkan berdasarkan teori matematis dari regangan pada setiap lapisan perkerasan akibat beban berulang dari lalu lintas. Metode mekanistik yang banyak digunakan biasanya berdasarkan teori elastik yang membutuhkan modulus elastis dan poisson rasio dari setiap bahan lapis perkerasan. Adapun data yang digunakan adalah data asumsi berupa data lalu lintas, data tanah, geometrik jalan, umur rencana dan regangan vertical. Parameter yang digunakan dalam metode Austroad ini adalah daya dukung tanah dasar, tempratur, faktor lalu lintas dan jenis material. Bahan lapis permukaan menggunakan beton aspal dengan modulus vertikal dan horizontal 2000MPa, volume bitumen 15%, angka posion rasio 0,4 dan menghasilkan tebal lapis beton aspal sebesar 11 cm sedangkan untuk lapis pondasi menggunakan bahan butiran yang dibagi 3 sub lapisan masing - masing setebal 12 cm, 12 cm, dan 11 cm dengan modulus vertikal secara berurutan 63,572 MPa, 112,550 MPa, dan 190 MPa dan angka posion rasio 0,35.