PEMILIHAN METODE SISTEM DRAINASE BERKELANJUTAN DALAM RANGKA MITIGASI BENCANA BANJIR DI KOTA BANDUNG
Kota Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat dan mempunyai jumlah
penduduk yang sangat besar, hal ini mengakibatkan kurangnya ruang terbuka
hijau karena pengalihfungsian tata guna lahan menjadi permukiman, kantor,
industri dan lain-lain. Hal tersebut akhirnya mengakibatkan limpasan air
permukaan berlebih pada saat musim hujan dan berkurangnya cadangan air tanah
pada saat musim kemarau. Pada saat ini Kota Bandung masih menerapkan sistem
drainase konvensional, sehingga potensi banjir menjadi tinggi karena dimensi
saluran drainase yang kecil. Mengacu pada metode sistem drainase berkelanjutan
yang telah diterapkan di negara-negara maju, diharapkan Kota Bandung dapat
mengelola air hujan dengan baik dan terhindar dari bencana banjir. Pada
penelitian ini dipilih beberapa metode yang cocok bagi kondisi Kota Bandung saat
ini, metode tersebut adalah rain garden, infiltration strips, water roofs, rainwater
tanks, cistern, swales, kolam detensi, infiltration trenches, eco-corridor dan
kolam retensi. Metode-metode tersebut dipilih berdasarkan berbagai aspek seperti
fungsi, kriteria teknis, kemudahan pembuatan dan kemudahan pemeliharaan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).PEMILIHAN METODE SISTEM DRAINASE BERKELANJUTAN DALAM RANGKA MITIGASI BENCANA BANJIR DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PEMILIHAN METODE SISTEM DRAINASE BERKELANJUTAN DALAM RANGKA MITIGASI BENCANA BANJIR DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
MLA Style
.PEMILIHAN METODE SISTEM DRAINASE BERKELANJUTAN DALAM RANGKA MITIGASI BENCANA BANJIR DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.PEMILIHAN METODE SISTEM DRAINASE BERKELANJUTAN DALAM RANGKA MITIGASI BENCANA BANJIR DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text