// <![CDATA[ANALISIS KINERJA FONDASI KELOMPOK TIANG BOR GEDUNG MUSEUM PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA]]> Adrianto Kresnohadi / 222009087 Dosen Pembimbing 1 Dr. techn Indra Noer Hamdhan, S.T.,M.T.
Kapasitas daya dukung fondasi adalah hal yang sangat penting dalam perencanaan suatu bangunan sipil karena untuk menunjang keselamatan dan kekokohan bangunan yang berdiri di atasnya. Dalam menghitung kapasitas daya dukung fondasi ada beberapa metode yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan adalah metode O’neill & Reese, Reese & Wright, Kulhawy, Meyerhof, Vesic dan finite element method. Hasil yang didapat pada tugas akhir ini adalah membandingkan nilai kapasitas daya dukung dengan beberapa metode analisis dan finite element method. Pada metode analisis, nilai daya dukung ujung yang diperoleh metode Reese & Wright adalah 1080.32 kN, untuk metode O’neill & Reese nilai daya dukung ujung yang dihasilkan adalah 923.62 kN, metode Meyerhof nilai daya dukung ujung yang dihasilkan adalah 4523.20 kN nilai daya dukung selimut yang dihasilkan metode Kulhawy adalah 3340.55 kN, nilai daya dukung selimut metode Reese & Wright adalah 3885.29 kN dan nilai daya dukung selimut metode Meyerhof adalah 1207.59 kN. Penurunan yang terjadi pada fondasi kelompok tiang finite element method sebesar 0.02271 m.