// <![CDATA[PERBANDINGAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU METODE AUSTROAD 1992 DENGAN METODE AUSTROAD 2012]]> Agiy Miftahul Anwar / 222009073 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., MT.
Banyak metode yang digunakan untuk merencanakan tebal perkerasan kaku, antara lain Technical Note No. 48 – CCAA, PCA (Portland Cement Assosiation-USA), AASHTO 1993, AUSTROAD 1992 AUSTROAD 2012. Salah satu metode perencanaan yang di adopsi oleh Indonesia adalah metode AUSTROAD 1992. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan hasil perencanaan tebal perkerasan kaku dengan metode Austroad 1992 dan metode Austroad 2012. Data yang digunakan untuk kedua metode tersebut sama dan merupakan data asumsi. Data asumsi yang digunakan meliputi data lalu lintas rencana, CBR, pertumbuhan lalu lintas, umur rencana, dan kuat tekan beton. Persamaan kedua metode tersebut, yaitu daya dukung tanah dasar, beban lalu lintas, sedangkan perbedaannya adalah penentuan tebal subbase. Terdapat beberapa pemutakhiran nilai faktor keamanan, diameter ruji, dan standar umur rencana dari metode Austroad 1992 ke metode Austroad 2012. Dari persamaan dan perbedaan pada perencanaan didapat tebal perkerasan yang berbeda yaitu untuk Austroad 1992 tebalnya 170 mm, sedangkan untuk metode Austroad 2012 tebalnya 200 mm