STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH DI ATAS PERKERASAN KAKU
Setelah umur rencana dari perkerasan telah tercapai, maka perlu dilakukan penambahan lapis
perkerasan yang bertujuan untuk mengembalikan kekuatan struktural perkerasan. Jenis
perkerasan yang digunakan di dalam penelitian ini adalah perkerasan kaku.
Perhitungan tebal lapis tambah yang berupa lapis kaku ini menggunakan metode
Depkimpraswil 2003. Data yang digunakan berupa data asumsi, meliputi lalu lintas harian
rata-rata, CBR tanah dasar, pertumbuhan lalu lintas, umur rencana, modulus reaksi
perkerasan lama dan kuat tarik lentur beton. Untuk data berat sumbu kendaraan,
menggunakan data dari surat edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat nomor
SE/02/AJ.108/DRJD/2008. Perhitungan tebal lapis ini dibagi menjadi dua skenario, yaitu
tebal lapis tambah dengan lapis pemisah dan tanpa lapis pemisah.
Hasil perhitungan tebal lapis tambah untuk kedua skenario tersebut berturut-turut adalah 16
cm dan 13 cm. Dari hasil perhitungan didapat tebal lapis tambah dengan lapis pemisah lebih
tebal dari lapis tambah tanpa lapis pemisah. Lapis pemisah dimaksudkan untuk memberi daya
dukung yang seragam pada lapis tambah serta juga untuk mencegah refleksi penyebaran retak
dari lapis perkerasan lama. Berdasarkan metode Depkimpraswil 2003, apabila hasil
perhitungan tebal lapis tambah dibawah tebal minimum maka dipakai tebal minimum sebagai
tebal lapis tambah.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH DI ATAS PERKERASAN KAKU ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH DI ATAS PERKERASAN KAKU ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
MLA Style
.STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH DI ATAS PERKERASAN KAKU ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH DI ATAS PERKERASAN KAKU ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text