// <![CDATA[PENGARUH BEBAN KENDARAAN BERLEBIH TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN LENTUR]]> DEWI SETIANI PUTRI / 222010060 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., M.T.
Kerusakan jalan yang terjadi diberbagai daerah saat ini merupakan permasalahan yang kompleks. Secara umum penyebab kerusakan jalan ada karena berbagai faktor, salah satunya akibat beban kendaraan yang berlebih. Pengaruh beban kendaraan berlebih merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan jalan sebelum umur rencana tercapai. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai seberapa besar pengaruh beban kendaraan berlebih terhadap umur rencana perkerasan lentur dengan menggunakan metode AASHTO 1993, data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data asumsi berupa data lalu-lintas harian rata-rata, indeks permukaan awal, indeks permukaan akhir, structural number, california bearing ratio rencana, faktor distribusi arah, faktor distribusi lajur, dan umur rencana. Untuk jenis kendaraan truk sedang, truk berat, dan trailer akan ditambahkan beban sebesar 25%, 50%, 75%, dan 100% dari beban kendaraan normal. Umur rencana yang semula adalah 10 tahun apabila beban ditambah 25%, maka umur rencana menjadi 8,03 tahun dengan nilai W18 10.388.377,40; apabila beban ditambah 50% maka umur rencana menjadi 5,97 tahun dengan nilai W18 10.384.441,01; apabila beban ditambah 75% maka umur rencana menjadi 3,97 tahun dengan W18 10.371.215,54; apabila beban ditambah 100% maka umur rencana menjadi 2,67 tahun dengan W18 10.360.972,93; dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setiap penambahan beban muatan sebesar 25% akan mengakibatkan penurunan umur rencana yang konstan sebesar 2 tahun.