ANALISIS KONSOLIDASI DENGAN PVD UNTUK KONDISI AXISYMMETRIC DAN BEBERAPA METODE EKUIVALENSI PLANE STRAIN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
Penurunan pada konstruksi akibat proses konsolidasi tanah merupakan salah satu aspek penting
dalam ilmu geoteknik terutama pada lapisan tanah kohesif lunak. Proses konsolidasi adalah suatu proses
terdisipasinya air pori terhadap fungsi waktu. Tanah lempung lunak memiliki kompressibilitas yang tinggi
dan koefisien permeabilitas rendah. Pada tanah lempung lunak terjadi penurunan yang cukup besar dan waktu
konsolidasi tanah berlangsung lama sehingga perlu adanya perbaikan tanah. Salah satu metoda perbaikan
tanah adalah PVD yang dikombinasikan dengan preloading. PVD berfungsi untuk memperpendek lintasan air
pori dari dalam tanah sedangkan preloading mempercepat terjadinya penurunan dengan pemberian beban di
awal. Konsolidasi yang terjadi dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui besarnya penurunan dan waktu
konsolidasi yang terjadi di lapangan. PLAXIS 2D merupakan program pemodelan berdasarkan metode
elemen hingga untuk menganalisis besarnya pengaruh konsolidasi ini. Model struktur PVD dimodelkan 2D
dalam satu titik dengan axisymmetric. Agar mendekati hasil perhitungan model struktur perlu dimodelkan
dalam banyak titik (multi drain) dengan model plane strain. Namun perlu dilakukan ekuivalensi model plane
strain terhadap axisymmetric.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis beberapa teori ekuivalensi terhadap variasi
kondisi tanah dan PVD. Teori-teori yang akan dibandingkan adalah teori Hird, Indraratna, dan Chai.
Perbedaan besar penurunan, waktu konsolidasi, dan tekanan air pori akan dianalisis untuk mengetahui nilai
yang paling mendekati dengan model axisymmetric.
Selanjutnya penelitian dilakukan menggunakan PLAXIS 2012 untuk mengetahui analisis teori
ekuivalensi plane strain. Analisis PVD dilakukan dalam bentuk single drain model axisymmetric dan plane
strain dengan PLAXIS 2D. Analisis dilakukan pada kondisi tanah 1 lapis dan 2 lapis, PVD dengan smear dan
tanpa smear, serta kondisi aliran single drainage dan double drainage. Hasil analisis menunjukkan bahwa
teori Indraratna memiliki hasil yang paling mendekati axisymmetric dalam berbagai vairasi kondisi tanah dan
PVD. Hird dan Chai juga menunjukkan hasil yang mendekati tetapi dalam kondisi tertentu.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).ANALISIS KONSOLIDASI DENGAN PVD UNTUK KONDISI AXISYMMETRIC DAN BEBERAPA METODE EKUIVALENSI PLANE STRAIN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS KONSOLIDASI DENGAN PVD UNTUK KONDISI AXISYMMETRIC DAN BEBERAPA METODE EKUIVALENSI PLANE STRAIN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA ().Teknik Sipil:FTSP,2015.Text
MLA Style
.ANALISIS KONSOLIDASI DENGAN PVD UNTUK KONDISI AXISYMMETRIC DAN BEBERAPA METODE EKUIVALENSI PLANE STRAIN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA ().Teknik Sipil:FTSP,2015.Text
Turabian Style
.ANALISIS KONSOLIDASI DENGAN PVD UNTUK KONDISI AXISYMMETRIC DAN BEBERAPA METODE EKUIVALENSI PLANE STRAIN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA ().Teknik Sipil:FTSP,2015.Text