// <![CDATA[KAJI BANDING WAKTU TUNDAAN DUA PERSIMPANGAN TERKOORDINASI DENGAN SIMULASI JARAK ANTAR SIMPANG MENGGUNAKAN PROGRAM TRANSYT 12 DAN PTV VISSIM 6]]> Fauzan Haditedja Kusumah / 222011090 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dwi Prasetyanto, Ir.,M.T. Penulis Oka Purwanti, S.T.,M.T. Penulis
Jaringan jalan merupakan satu kesatuan ruas jalan dan persimpangan jalan. Permasalahan lalulintas biasanya terjadi di daerah persimpangan. Permasalahan yang terjadi pada persimpangan adanya kemacetan akibat konflik pada area persimpangan dan adanya kendaraan yang selalu mendapat lampu merah (tundaan) pada setiap lengan simpang. Dalam penelitian ini dibahas tentang kaji banding jarak antar simpang terkoordinasi dengan menggunakan program PTV Vissim 6 dan Transyt 12. Data yang digunakan adalah data simulasi yaitu data geometri jalan, volume lalulintas, fase sinyal, kecepatan rencana dan waktu siklus persimpangan. Data tersebut diperoleh dari studi terdahulu (Rosliani, D., 2007). Variasi jarak antar simpang yang digunakan adalah 100 meter sampai 800 meter. Pemodelan variasi antar simpang dimaksudkan untuk mendapatkan nilai tundaan sistem terkecil. Berdasarkan studi terdahulu jarak antar simpang terpanjang yang dapat dikoordinasikan adalah 500 meter dengan nilai tundaan sistem 3,04 det/smp dan pada penelitian ini jarak antar simpang terjauh yang dapat dikoordinasikan adalah 200 meter dengan nilai tundaan sistem 52,09 det/smp. Perbedaan ini terjadi karena adanya pengaturan konflik, percepatan, dan perlambatan pada PTV Vissim yang tidak dimiliki oleh Transyt 12 serta pada Transyt 12 setiap kendaraan yang keluar dari lengan persimpangan memiliki jeda waktu yang sama sedangkan pada PTV Vissim 6 setiap kendaraan yang keluar dari lengan persimpangan memiliki jeda waktu yang berbeda.