// <![CDATA[PENGEMBANGAN KAMPUS ITENAS 2030 ICONIC]]> Galang Puja Kharisma / 212008027 Dosen Pembimbing 1 DR. Ir. Dewi Parliana MSP. Ir. I Putu Thomas B. MM. Eka Virdianti ST. MT.
Sebagai proyek Pengembangan Kampus ITENAS 2030 kawasan Pendidikan ITENAS,Jl. PHH Mustofa, Kota Bandung, Proyek Institut Teknologi Nasional ini sangat cocok di bangun di kawasan Kota Bandung fasilitas pendidikan tinggi menjadi awal mula terciptanya sumber daya manusia yang lebih profesional guna meningkatkan kualitas hidup di wilayah tersebut. Jika melihat dari letak geografis, Kota Bandung menjadi pintu masuk bagi para mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan tingginya di Kota Bandung, dengan terwujudnya sarana pendidikan tinggi di Kota Bandung, tentu hal ini dapat menahan laju perpindahan penduduk sementara di Kota Bandung yang selalu menjadi tujuan favorit untuk melanjutkan sekolah peguruan tinggi di tiap tahunnya. Selain itu dengan ketersediaan sarana pendidikan tinggi di Kota Bandung dapat memacu peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Tema yang di terapkan pada bangunan ini adalah “ICONIC” yaitu mempunyai ciri khas serta karakteristik pada khusunya bangunan. Pada dasarnya tema Iconic ini tentang keindahan ekspresi bangunan,Keindahan ekspresi timbul dari pengalaman dan dalam arsitektur pengalaman yang dimaksud adalah pengalaman melihat atau mengamati. Oleh karena itu yang dapat dilihat adalah bentuk, maka dalam arsitektur media untuk mendapatkan keindahan arsitektur adalah bentuk bangunan. Dengan pengalaman mengamati, memasuki, menempati kita dapat merasakan sikap batin arsitek. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisis,kondisi tapak secara makro dan mikro yang berada di Kota Bandung,berlandaskan kondisi eksisting dan peraturan daerah,system zoning dan ruang lalu disusun program ruang,dengan tetap berpijak pada tema desain yang telah ditentukan. Proses perencanaan menjadi titik berangkat untuk dilanjutkan menjadi proses selanjutnya yaitu proses desain. Kemudian segala aspek yang dituangkan dalam proses desain tersebut dilanjutkan dalam bentuk skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses desain dan produk desain yang utuh.