// <![CDATA[STUDI MASALAH EROSI PANTAI DIKEDUNG SEMAT SEMARANG - JAWA TENGAH]]> HERMAN / 2284822 Dosen Pembimbing 1 Ir. Soelastri Djennoedin Ir. Syamsudin Dipl.HE.
Indonesia merupakan negara kepulauan, memiliki pantai yang panjangnya +- 60.000 km. Pantai akan merupakan daerah berpotensi besar bila dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Pada umumnya permasalahan yang timbul di wilayah pantai adalah akibat dari tindakan manusia dan pengaruh alam sendiri. Salah satu masalah yang dihadapi di wilayah pantai adalah erosi yang diakibatkan oleh gelombang. Erosi pantai adalah proses mundurnya garis pantai dari kedudukan semula. Untuk mengetahui arah dan besarnya angkutan sedimen dilakukan analisa perhitungan. Dalam kapita selekta di bahas uraian perhitungann angkutan sedimen sejajar pantai di Kedung Semat dengan menggunakan rumus CERC. Hasil perhitungan ini dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan parameter perencanaan penanggulangan erosi di pantai tersebut. Untuk memperkirakan sejauh manakah erosi masih akan berlangsung dibuat ramalan tentang bentuk pantai bila tidak dilakukan usaha pengamanan. Peramalan ini dibuat berdasarkan teori Crenulata Shaped Bay yang dikembangkan oleh R. Silventer dan Yasso. Dari hasil peramalan dapat disimpulkan bahwa apabila tidak dilakukan tidakan pengamanan di pantai Kedung Semat maka daerah berpenduduk dan lahan berprosuksi seluar +- 500 hs akan habis tererosi. Untuk mengurangi dan kalau mungkin menghentikan laju erosi perlu dilakukan tindakan pengamanan pantai. Tindakan pengamanan dapat dilakukan dengan cara: - Pembuatan tembok laut/ ravetment - Pembuatan krib sejajar pantai - Pembuatan krib tegak lurus pantai - Pemberian/ pengisian sedimen - Reboisasi hutan bakau dan lain-lain Mengingat Pantai Kedung Samat banyak terdapat muara-muara sungai dan pintu-pintu pengambilan air untuk tambak maka cara pengamanan yang paling cocok menurut persepsi penulis untuk pantai tersebut adalah krib tegak lurus pantai yang diatur secara sistematis baik lokasi penempatannya, jaraknya, maupun dimensinya. Kemudian perkembangan garis pantai diperkirakan secara grafis.