// <![CDATA[ANALISIS LANTAI DUA ARAH TIPE PELAT BERUSUK]]> DANI FIRDAUS / 2285087 Dosen Pembimbing 1 Prof. H. Djuanda Suraatmadja, Ir.
Lantai dua arah mempunyai ratio bentang terpanjang dan terpendek ≤ 2. Penyebaran beban luar dan gaya dalam, terjadi secara dua arah. Struktur semacam ini merupakan struktur statis tak tentu derajat banyak, sehingga analisis untuk memperoleh gaya dalam menjadi lebih rumit. Metoda pendekatan praktis dari Marcus akan digunakan dan dikembangkan untuk menganalisis lantai dua arah tipe pelat berusuk. Pelat berusuk merupakan alternatif bentuk pelat lantai yang diperkaku oleh balok-balok rusuk dengan jarak beraturan secara dua arah atau satu arah. Pelat berusuk sangat cocok diterapkan pada panil dengan bentang yang besar, hal ini karena berat sendiri yang dimilikinya cukup kecil namun kekakuannya cukup besar, sehingga dapat memikul beban hidup yang lebih besar pula. Kekakuan masing-masing arah pada pelat ini dapat berbeda, sehingga metoda pendekatan Marcusperlu dikembangkan lagi. Pendimensian pelat berusuk disesuaikan dengan persyaratan menurut PBI-71 dan ACI 83. Atas dasar kelebihan yang dimiliki pelat berusuk penulis melakukan analisis kekuatan dan kekakuan terhadap gaya-gaya dalam yang terjadi, melalui contoh perhitungan yang penyelesaiannya disesuaikan menurut PRI-71 dan ACI-83.