// <![CDATA[ANALISIS PELAT DENGAN TEORI GARIS LELEH]]> IWAN PALAR SEMBIRING / 2291099 Dosen Pembimbing 1 Dr. Ir. H. Ridwan Suhud, DEA
Salah satu komponen struktur bangunan (gedung) adalah pelat. Selain di struktur bangunan pelat juga banyak digunakan untuk dinding penahan tanah, lantai tangga, jembatan, pelabuhan dan bangunan air. Pelat yang digunakan pada struktur tersebut bentuknya tidak selalu segiempat ataupun perseg panjang, tetapi dapat berbentuk segitiga, lingkaran atau trapesium. Banyak metoda yang dapat dipergunakan untuk menganalisis dan merencanakan pelat-pelat tersebut. Salah satu metoda yang disajikan pada penulisan Tugas Akhir ini adalah Metoda Garis Leleh. Dalam Metoda Garis Leleh momen batas pada pelat ditentukan dari pola garis leleh yang terjadi akibat pembebanan yang terus bertambah sampai pada beban runtuh. Untuk menghitung momen batas dengan Teori Garis Leleh dapat digunakan dua metoda yaitu Metoda Kerja Virtuil dan Metoda Keseimbangan. Analisis dan perencanaan pelat dengan Teori Garis Leleh lebih menguntungkan dan bermanfaat di dalam menyajikan perhitungan yang diperlukan untuk mengerti perilaku dari pelat yang tidak beraturan dengan berbagai macam kondisi perletakan( tumpuan).