TINJAUAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA PADA JALUR JALAN CILEUNYI-NAGREG
Sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan bangsa Indonesia menuju era informasi dan globalisasi maka sarana dan prasarananya harus ikut mendukung, diantaranya sarana jalan untuk mengantisipasi perkembangan otomotif makin lama makin meningkat dalam memenuhi tuntutan perpindahan barang dari satu tempat ke tempat lainnya.
Perencanaan tebal perkerasan lentur jalan raya pada jalur cileunyi - Nagreg yang menggunakan Metoda Bina Marga'87 serta membandingkannya denqan Metoda AASHTO'86 pada ruas yang sama memberikan hasil sebagai berikut:
Ketebalan Lapisan Permukaan lebih tipis jika menggunakan metoda Bina Marga'87 dibandingkan dengan menggunakan metoda AASHTO'86. Ketebalan Lapisan Pondasi Atas lebih tebal jika menggunakan metoda Bina Marga '87 dibandingkan dengan menggunakan metoda AASHTO'86. Ketebalan Lapisan Pondasi Bawah lebih tipis jika menggunakan metoda Bina Marga '87 dibandingkan dengan menggunakan metoda AASHTO'86. Parameter-parameter yang digunakan pada metoda AASHTO'86 lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan metoda Bina Marga'87 seperti keterandalan, simpangan baku, dan koefesien drainase. Metoda AASHTO'86 harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi lingkungan setempat di Indonesia, sehingga diperoleh perencanaan yang lebih akurat dan teliti.
Detail Information
Citation
APA Style
. (1999).TINJAUAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA PADA JALUR JALAN CILEUNYI-NAGREG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.TINJAUAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA PADA JALUR JALAN CILEUNYI-NAGREG ().Teknik Sipil:FTSP,1999.Text
MLA Style
.TINJAUAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA PADA JALUR JALAN CILEUNYI-NAGREG ().Teknik Sipil:FTSP,1999.Text
Turabian Style
.TINJAUAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA PADA JALUR JALAN CILEUNYI-NAGREG ().Teknik Sipil:FTSP,1999.Text