STUDI LAHAN KRITIS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK HULU KABUPATEN GARUT JAWA BARAT
DAS Cimanuk Hulu termasuk salah satu DAS yang paling kritis di Indonesia. Hal ini ditandai dengan laju erosi yang sudah mencapai 198 ton/ha/tahun sedangkan ambang batas tarelable erosion adalah 60 ton/ha/tahun, juga laju sedimentasi yang tinggi. Topografi yang bergelombang dan bergunung, kemiringan lahan dari landai sampai sangat terjal dan petani yang bercocok tanam di sembarang lahan adalah beberapa hal yang menyebabkan erosi dan sedimentasi di daerah ini meningkat. Laju erosi dan sedimentasi yang tinggi ini dapat mengurangi manfaat dan umur bangunan air yang ada di daerah hilir. Tingkat erosi yang tinggi telah menyebabkan terkikisnya lapisan top soil atau lapisan tanah bagian atas yang subur sehingga lahan tersebut menjadi kritis dan tidak dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan kegunaannya. Total areal kritis di DAS Cimanuk Hulu seluas 53.229 ha atau 36,8 dari luas seluruhnya. Jenis tanah vulkanik muda yang subur tetapi peka erosi sangant mempengaruhi laju erosi dan sedimentasi yang terjadi. Tingkat produktivitas lahan yang menurun tentu saja sangat berpengaruh terhadap penduduk DAS Cimanuk Hulu yang 64,63% bermata pencaharian sebagai petani.
Detail Information
Citation
APA Style
. (1999).STUDI LAHAN KRITIS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK HULU KABUPATEN GARUT JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI LAHAN KRITIS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK HULU KABUPATEN GARUT JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,1999.Text
MLA Style
.STUDI LAHAN KRITIS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK HULU KABUPATEN GARUT JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,1999.Text
Turabian Style
.STUDI LAHAN KRITIS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CIMANUK HULU KABUPATEN GARUT JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,1999.Text