// <![CDATA[TINJAUAN ATAS KONSTRUKSI PERKERASAN JALAN LINGKAR SELATAN BARAT BANDUNG]]> FERRY INDIKA / 280100 Dosen Pembimbing 1 Ir. Lien Tumewu
Apabila dilihar dari pola gerakan yang trjadi keadaan lalu lintas di Kota Bandung saar ini terutama diseputaran pusat kota sudah tidak mudah lagi. beban lalu lintas yang harus dipikul oleh jalan semakin berat dan volume lalu lintas yang semakin meningkat sehingga menyebabkan kemacetan yang hampir selalu terjadi setiap hari terutama pada jam-jam sibuk. untuk mengatasi masalah tersebut di atas salah satu alternatifnya adalah membangun jaringan jalan baru. jalan tersebut adalah proyek Jalan Lingkar Selatan, yang merupakan jalan lingkar kota dan dapat langsung menghubungkan bagian barat dan bagian timur kota. jenis konstruksi perkerasan yang digunakan dalan pembuatan jalan tersebut adalah konstruksi perkes=rasan lentur. Dalam perhitungannya penulis akan menggunakan dua metode yaitu: - Metode Bina Marga - Metode Asphalt Institute Masalah yang akan dibahas dalam Kapita Selekta ini adalah tinjauan terhadap konstruksi pekerasan jalan Lingkar Selatan khususnya Jalan Lingkar Selatan Barat, dengan membandingkan kedua metoda tersebut di atas. Dari hasil yang didapat ternyata dalam pelaksanaan proyek Jalan Lingkar Selatan, Metoda Bina Marga lebih layak digunakan karena metode tesebut telah disesuaikan dengan keadaan alam Indonesia dengan keadaan alam, Indonesia dan biayanyapun relatif lebih murah.