STUDI EROSI PANTAI ERETAN INDRAMAYU JAWA BARAT
Indonesia adalah negara kepulauan, memiliki wilayah pantai yang panjangnya ± 69.000 km. Permasalahan yang sering terjadi di suatu wilayah pantai adalah permasalahan erosi dan sedimentasi. Seperti halnya di Pantai Eretan, erosi elahh mengancam putusnya jalan yang menghubungkan Jakarta dan Cirebon.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan dan data yang didapat maka diketahui bahwa jumlah pasir di lokasi pantai Eretan sangat sedikit, hal ini dapat terjadi akibat pengembalian pasir oleh penduduk setempat. Arah gelombang yang berpengaruh pada pantai Eretan datang dari arah Barat Laut, Utara, Timur Laut dan Timur, arah gerakan sedimen dominan ke arah timur.
Usaha penanggulangan yang dilakukan direncanakan dengan membuat pengaman tebing pantai (revetment) terdiri dari lapisan batu pelindung, membangun 3 buah krib tegak lurus pantai, dan memperbaiki 1 buah lrib tegak lurus pantai yang telah ada.
Krib tegak lurus pantai berguna untuk menahan gerakan sedimen ke arah muara sungai sehingga pendangkalan tidak terjadi. Sedangkan pengaman tebing pantai dari batu pelindung berguna untuk mencegah erosi pantai.
Dapat disimpulkan bahwa tindakan pengamanan harus segera diambil dan dilaksanakan, jika tidak maka erosi akan terus berlangsung sampai garis pantai mencapai keseimbangan. Keseimbangan yang terjadi akan menyebabkan kerusakan lingkungan yang lebih buruk dari keadaan sekarang dengan bertambahnya daratan yang akan hilang.
Detail Information
Citation
APA Style
. (1988).STUDI EROSI PANTAI ERETAN INDRAMAYU JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI EROSI PANTAI ERETAN INDRAMAYU JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,1988.Text
MLA Style
.STUDI EROSI PANTAI ERETAN INDRAMAYU JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,1988.Text
Turabian Style
.STUDI EROSI PANTAI ERETAN INDRAMAYU JAWA BARAT ().Teknik Sipil:FTSP,1988.Text