// <![CDATA[ANALISA TEKNIS PERKERASAN LENTUR JALAN BEBAS HAMBATAN (TOL) JAKARTA - CIKAMPEK SEKSI :]]> RATMANA SOEWIRJA / 281075 Dosen Pembimbing 1 Ir. Lien Tumewu Ir. Surachman A.
Jalan negara Jakarta-Cikampek merupakan satu-satunya jalan yang menghubungkan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya dengan propinsi-propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Utara Pulau Jawa, yang mana jalan ini mempunyai arti perekonomian yang tinggi karena merupakann salah satu jalr urat nadi perekonomian yang menunjang pembangunan negara dalam bidang ekonomi. Jalan negara Jakarta-Cikampek yang ada sekarang ini sepanjang ± 78 km, dalam tingkat pelayanannya sudah tidak lagi memenuhi persyaratan (terdapat pada level D dan E). Oleh karena itu maka alternatif yang terbaik untuk mengembalikan tingkat pelayanannya yang stabil (level B) adalah dengan membangun Jalan Bebas Hambatan (Tol) Jakarta-Cikampek sepanjang 72 km. Dari data-data yang diperoleh baik data tanah, lalu lintas, iklim dan pengamatan di lapangan, maka dari 2 (dua) jenis perkerasan yang ada, maka dipilihlah satu jenis perkerasan berdasarkan bahan pengikatnya, yaitu: Jenis Perkerasan Lentur sebagai konstruksi perkerasan Jalan Bebas Hambatan (Tol) Jakarta-Cikampek yang dipandang dari segi teknis dan biaya masih lebih ekonomis dibandingkan jika memakai jenis perkerasan kaku. Dalam penentuan tebal perkerasan lentur, dipakai Buku Pedoman Penentuan Perkerasan Lentur No. 01/PD/B/1983 yang dikeluarkan oleh: Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.