STUDI EKSPERIMEN PENGARUH BENTUK CONFINEMENT PADA KAPASITAS AKSIAL KOLOM BETON BERTULANG.
Kolom struktur beton bertulang pada struktur bangunan gedung berfungsi sebagai penopang balok dan menyalurkan beban-beban dari balok ke pondasi. Tulangan transversal pada kolom memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas aksial kolom beton bertulang. Mengingat bentuk tulangan transversal standar yang sulit
dikerjakan untuk kolom berdimensi besar, maka muncul beberapa arrangement confinement yang lebih mudah dikerjakan namun memiliki kapasitas aksial kolom yang mendekati sama dengan confinement standar yang ada saat ini. Penelitian ini menggunakan 6 jenis kolom dengan 4 tulangan longitudinal diameter 10 mm ulir dengan variasi tulangan transversal diameter 8 mm polos yaitu close stirrup, 4-single leg, 2-U, 2-U dengan penjepit, 4-C, dan 4-C stirrup dengan penjepit, masing masing 2 buah benda uji. Pemeriksaan kuat tekan rencana sebesar 45 MPa dilakukan dengan benda uji 6 silinder diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Perhitungan pengujian dilakukan berdasarkan SK-SNI dan uji kuat tekan pada beton berumur 28 hari dengan menggunakan mesin UTM (Universal Testing Machine). Kolom yang menggunakan tulangan transversal close stirrup dan 4-single leg
memiliki kekuatan rata-rata sebesar 34.01 MPa, dan 27.84 MPa. Tulangan yang memakai tulangan transversal 2-U kekuatannya menurun sebesar 18,14% bila dibandingkan dengan close stirrup, dan mengalami penurunan kekuatan sebesar 13,35% jika dibandingkan dengan 4-single leg. Kolom yang menggunakan 4-C mengalami peningkatan kekuatan sebesar 2,61%, dan mengalami peningkatan kekuatan sebesar 8,62% bila dibandingkan dengan 4-single leg. Tambahan penjepit pada 2-U memberikan dampak peningkatan kekuatan sebesar 3,79% bila dibandingkan dengan close stirrup, dan mengalami peningkatan kekuatan sebesar 1,83%, bila dibandingkan dengan 4-single leg.
Tambahan penjepit pada kolom yang menggunakan tulangan transversal 4-C memberikan dampak peningkatan kekuatan sebesar 10,59% bila dibandingkan dengan close stirrup, dan mengalami peningkatan kekuatan sebesar 17,10% bila dibandingkan dengan 4-single leg. Pengurangan jumlah tulangan transversal atau penambahan jarak antar tulangan transversal pada kasus kolom 4-single leg, menunjukkan kecenderungan penurunan kapasitas aksial tekan kolom. Kata kunci : arrangement confinement, close stirrup, 4-single leg, 2-U stirrup, 4-C stirrup, penjepit.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).STUDI EKSPERIMEN PENGARUH BENTUK CONFINEMENT PADA KAPASITAS AKSIAL KOLOM BETON BERTULANG. ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI EKSPERIMEN PENGARUH BENTUK CONFINEMENT PADA KAPASITAS AKSIAL KOLOM BETON BERTULANG. ().Teknik Sipil:FTSP,2007.Text
MLA Style
.STUDI EKSPERIMEN PENGARUH BENTUK CONFINEMENT PADA KAPASITAS AKSIAL KOLOM BETON BERTULANG. ().Teknik Sipil:FTSP,2007.Text
Turabian Style
.STUDI EKSPERIMEN PENGARUH BENTUK CONFINEMENT PADA KAPASITAS AKSIAL KOLOM BETON BERTULANG. ().Teknik Sipil:FTSP,2007.Text