// <![CDATA[EVALUASI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR BERDASARKAN PEDOMAN NO.PD.T-05-2005-B DAN MANUAL PEMELIHARAAN PERKERASAN JALAN DENGAN ALAT BERKELMAN BEAM NO.01/MN/B/1983.]]> ARIS ISMAIL / 22.2006.064 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dwi Prasetyanto, Ir.,M.T. Samun Haris, MT.
Perkerasan suatu jalan yang telah melayani lalu-lintas dalam jumlah tertentu sejak mulai dipakai tentunya akan mengalami perubahan baik pada permukaan jalan maupun pada permukaan perkerasan seluruhnya, khususnya yang menyangkut menurunnya tingkat pelayanan, kemampuan konstruksinya, maupun kenyamanan dan keamanan bagi para pemakai jalan. Pekerjaan lapis tambah diatas perkerasan lama merupakan salah satu alternatif pemecahan dalam meningkatkan kemampuan, keamanan dan kenyamanan dari ruas jalan tersebut. Tugas akhir ini mencoba membandingkan perhitungan tebal lapis tambah menurut Metode Manual Pemeriksaan Perkerasan Jalan Dengan Alat Benkelman Beam No.01/MN/B/1983 dan Pedoman Perencanaan Tebal Lapis Tambah Perkerasan Lentur Dengan Metode Lendutan Balik (Pd. T-05-2005-B). Kedua metoda menggunakan alat Benkelman Beam untuk mendapatkan besar lendutan balik pada perkerasan jalan yang ada dan selanjutnya dipakai untuk menghitung tebal lapis tambah yang diperlukan. Dari hasil perhitungan, Ketebalan lapis tambah Metode No.01/MN/B/1983 adalah 8 cm sedang Metode Pd. T-05-2005-B adalah 11,8 cm. Perbedaan ketebalan yang diperoleh tidak terlalu jauh, sehingga perlu dilakukan telaahan lebih lanjut apakah Metode Pd. T-05-2005-B dapat digunakan secara efektif dan efisien sebagai pengganti Metode No.01/MN/B/1983.