// <![CDATA[MUSEUM EDUKASI SENI KONTEMPORER DI KAWASAN EX SMESCO JAKARTA :]]> ERI ILYASA / 212012214 Dosen Pembimbing 1 ACHSIEN HIDAJAT Ir.,MT. UTAMI Ir., MT.
Perkembangan museum di Indonesia menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Masyarakat kini semakin memperhatikan keberadaan museum, terlihat dari jumlah pengunjung yang terus meningkat. Secara kelembagaan, kepedulian ini tercermin dari munculnya keinginan kuat lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta untuk mendirikan museum. Peningkatan perhatian masyarakat ini seiring dengan tuntutan hidup yang semakin kompleks, termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan interaksi antarnegara, sehingga museum menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan estetis dan budaya. Tema yang diambil pada perancangan bangunan ini adalah “Contemporain Art Nest”. Tema ini diambil dari esensi dasar bahwa sebuah “sarang” merupakan wadah yang menaungi benda dan kegiatan di dalamnya. Pada proyek ini, sarang dimaksudkan sebagai wadah bagi seni kontemporer yang hingga saat ini belum memiliki museum khusus di Indonesia. Penerapan tema ini pada museum bertujuan untuk mendukung dan mewadahi kegiatan serta hasil karya para seniman kontemporer. Dengan konsep “sarang seni”, museum diharapkan menjadi tempat yang menumbuhkan kreativitas, menginspirasi pengunjung, serta menjadi pusat edukasi dan apresiasi seni kontemporer. Museum ini juga diharapkan menjadi salah satu masterpiece yang komunikatif dan fleksibel, memanfaatkan teknologi informasi sebagai penunjang aktivitas belajar dan berinteraksi dengan karya seni. Dengan dibangunnya museum ini, diharapkan kebutuhan masyarakat akan wadah seni kontemporer terpenuhi, sekaligus menjadi ikon kebanggaan Kota Jakarta. Museum ini juga bertujuan menjadi alternatif tempat belajar yang kreatif, edukatif, dan komunikatif.