PENGARUH WAKTU TUNGGU PENGECORAN DAN TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON DENGAN FE - 30 MPA
Proses pengecoran tidak selalu berjalan dengan baik. Beberapa faktor yang menyebabkannya antara lain adalah keterlambatan pada saat pengangkutan dan penundaan waktu pengecoran. Untuk mengatasi lamanya waktu tunggu pengecoran, maka pada campuran awal dapat ditambahkan bahanbahan yang dapat memperlambat proses pengikatan dan menjaga tingkat kelacakan beton segar. Selama transportasi truk pencampur dari batching plant sampai ke lokasi pengecoran dapat dilakukan treatment pada beton segar. Metoda ACI digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton dengan kuat tekan rencana 30 MPa. Treatment penambahan superplasticizer, treatment penambahan retarder, dan treatment superplasticizer dan retarder sekaligus dengan kadar 0,25% selama waktu tunggu
pengecoran dimaksudkan untuk mempertahankan tingkat kelacakan dan kuat tekan beton. Penambahan superplasticizer atau retarder yang berlebih membuat campuran beton segar semakin encer dan mengakibatkan terjadinya segregasi. Persentase penambahan bahan kimia tambahan yang terlalu tinggi sebesar 1,262% justru menyebabkan kuat tekan beton yang dihasilkan tidak optimal, sedangkan persentase penambahan bahan kimia sebesar 0,25% menghasilkan kuat tekan beton yang optimal. Kata Kunci: superplasticizer, retarder, treatment
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).PENGARUH WAKTU TUNGGU PENGECORAN DAN TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON DENGAN FE - 30 MPA ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH WAKTU TUNGGU PENGECORAN DAN TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON DENGAN FE - 30 MPA ().Teknik Sipil:FTSP,2008.Text
MLA Style
.PENGARUH WAKTU TUNGGU PENGECORAN DAN TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON DENGAN FE - 30 MPA ().Teknik Sipil:FTSP,2008.Text
Turabian Style
.PENGARUH WAKTU TUNGGU PENGECORAN DAN TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON DENGAN FE - 30 MPA ().Teknik Sipil:FTSP,2008.Text