// <![CDATA[KARAKTERISTIK PARAMETER MARSHALL PADA CAMPURAN SMA DENGAN BAHAN TAMBAH LIMBAH JAGUNG]]> CUCUP HIDAYAT / 222002130 Dosen Pembimbing 1 Sofyan Triana, MT.
Split Mastic Asphalt (SMA) adalah campuran beton aspal panas bergradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar dan aspal yang tinggi. Karena kandungan aspal yang tinggi maka diperlukan bahan tambah seperti serat selulosa. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh penggunaan STJ sebagai pengganti bahan tambah serat alami. Agregat kasar dan agregat halus yang digunakan memenuhi persyaratan SNI, sedangkan penyerapan bahan pengisi (filler) tidak memenuhi persyaratan. Pemeriksaan agregat kasar, agregat halus, filler dan aspal dilakukan mengikuti prosedur yang ditentukan oleh SNI. Setiap bahan tambah memberikan pengaruh yang berbeda terhadap nilai parameter Marshall. Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan serat selulosa arbocel 1% adalah 6,85%, dan campuran dengan menggunakan STJ 1% adalah 6,95%. Sedangkan untuk Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan arbocel 3% adalah 6,87%, dan campuran dengan menggunakan STJ 3% adalah 6,97%. Penggunan bahan tambah STJ 1% pada campuran SMA meyebabkan VIM, VMA, dan flow meningkat. Sedangkan untuk bahan tambah STJ 3% menyebabkan VIM, VMA, dan stabilitas menjadi naik. Kata Kunci : STJ, Arbocel.