// <![CDATA[PENGARUH DIMENSI PENAMPANG KOLOM BETON BERTULANG TERHADAP KAPASITAS PUSHOVER GEDUNG PERKULIAHAN 4 LANTAI.]]> MOHAMMAD RIDHA / 22.2004.049 / SI Dosen Pembimbing 1 Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T.
Bandung merupakan salah satu daerah di Indonesia yang rawan gempa, karena di daerah ini terdapat patahan Cimandiri-Lembang yang sewaktu-waktu bisa bergerak. Evaluasi seismik sangat penting pada daerah ini untuk mengambarkan kurva capacity suatu struktur bangunan beton bertulang dengan menggunakan metode pushover. Dari kurva capacity ini di dapat pola dan perilaku terbentuknya sendi plastis akibat penambahan displacement pada puncak bangunan sehingga mekanisme keruntuhannya dapat diprediksi. Selanjutnya dengan menghubungkan kurva demand, level performance objective dari struktur bangunan dapat diketahui. Gedung yang dievaluasi adalah gedung perkuliahan 4 lantai. Bangunan diasumsikan berada pada wilayah respon spektrum gempa wilayah 4, dengan kondisi tanah sedang. Struktur beton bertulang ini menggunakan kekuatan beton fc’=25 MPa, kekuatan tulangan fy=400 MPa, dan kekuatan fys=240 MPa. Beban yang digunakan adalah berat sendiri struktur, beban SDL, beban hidup, dan beban gempa. Hasil desain penampang dan penulangan struktur selanjutnya dievaluasi seismik dengan pushover menggunakan analisis statik nonlinier. Hasil penelitian didapat bahwa kapasitas maksimum dari penampang kolom utama untuk arah Ux yaitu roof displacement 45,27 mm dan untuk base force 1395,22 kN. Untuk arah Uy yaitu roof displacement 29,27 mm dan untuk base force 1714,72 kN. Setelah itu dengan langkah yang sama dengan penampang utama, hasil untuk penampang kolom yang orientasinya diputar 90o didapatkan untuk arah Ux yaitu roof displacement -8,15% dan Uy + 20,69%, base force Ux yaitu +36% dan Uy yaitu -11,71%. Sedangkan untuk penampang bujur sangkar di dapat Ux yaitu roof displacement -0,92% dan Uy -12,93 %, baseforce Ux yaitu +13,56% dan Uy -4,76%. Hasil dari analisis sensitivitas penambahan +10% didapatkan untuk roof displacement arah Ux yaitu -2,37 % dan Uy +2,03%,baseforse Ux yaitu -9,33% dan Uy yaitu +7,84%. Sedangkan untuk penampang yang mengalami pengurangan 10% nilai roof displacement yaitu arah Ux +8,59% dan untuk Uy -1,92 %, baseforce Ux yaitu +15,69% dan Uy yaitu -7,02%. Kata kunci : evaluasi seismik, pushover, roof displacement, base force