KEBUTUHAN AIR IRIGASI SECARA GLOBAL DARI METODE SKA TERHADAP METODE NFR DALAM RANGKA PEMEKARAN PADA DAERAH IRIASI GADUNG KABUPATEN SUBANG.
Irigasi merupakan usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang usaha pertanian. Pengaturan air ini berdasarkan dengan ketersediaan air yang ada di daerah tersebut, jenis tanaman yang dimanfaatkan dan pola tanam yang diterapkan. Sehingga produktifitas lahan pertanian daerah tersebut lebih produktif. Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari dan membandingkan kebutuhan air di daerah irigasi Gadung, Kabupaten Subang, Propinsi Jawa Barat. Dalam hal ini dikaji dengan cara metode NFR dan metode SKA sebagai pembanding. Pada dasarnya tujuan penelitian ini untuk mendapatkan besarnya kebutuhan air di lahan persawahan yang seefisien mungkin serta tidak mengurangi jumlah produksi tanaman. Hasil dari penelitian ini didapatkan besarnya kebutuhan air dengan cara metode NFR lebih kecil dari metode SKA yang sudah diterapkan sejak puluhan tahun yang lalu, sehingga kebutuhan air irigasi di daerah irigasi Gadung dapat dioptimalkan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).KEBUTUHAN AIR IRIGASI SECARA GLOBAL DARI METODE SKA TERHADAP METODE NFR DALAM RANGKA PEMEKARAN PADA DAERAH IRIASI GADUNG KABUPATEN SUBANG. ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KEBUTUHAN AIR IRIGASI SECARA GLOBAL DARI METODE SKA TERHADAP METODE NFR DALAM RANGKA PEMEKARAN PADA DAERAH IRIASI GADUNG KABUPATEN SUBANG. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text
MLA Style
.KEBUTUHAN AIR IRIGASI SECARA GLOBAL DARI METODE SKA TERHADAP METODE NFR DALAM RANGKA PEMEKARAN PADA DAERAH IRIASI GADUNG KABUPATEN SUBANG. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text
Turabian Style
.KEBUTUHAN AIR IRIGASI SECARA GLOBAL DARI METODE SKA TERHADAP METODE NFR DALAM RANGKA PEMEKARAN PADA DAERAH IRIASI GADUNG KABUPATEN SUBANG. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text