// <![CDATA[EVALUASI SEISMIK DENGAN PUSHOVER PADA GEDUNG 7 LANTAI TIDAK BEATURAN.]]> NURLENA LATHIFAH / 22.2005.006 / SI Dosen Pembimbing 1 Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T.
Evaluasi seismik dengan analisis pushover diperlukan untuk mengetahui kapasitas struktur terhadap pembebanan lateral dan bagaimana kondisi struktur gedung ketika gempa terjadi. Dari hasil evaluasi ini juga dapat dicermati tahapan perilaku terbentuknya sendi plastis pada balok-balok struktur seiring dengan peningkatan pembebanan lateral. Pada gedung tidak beraturan, observasi pada kapasitas struktur dan tahapan perilaku dilakukan dari empat arah, Ux, U-x, Uy, dan U-y. Gedung yang dievaluasi adalah gedung 7 lantai tidak beraturan. Gedung tersebut diasumsikan berada pada lokasi gempa wilayah 4, dengan kondisi tanah sedang. Mutu beton yang digunakan fc’ = 30 MPa, tegangan leleh tulangan lentur fy = 400 MPa, dan tulangan geser fys = 240 MPa. Beban yang digunakan adalah berat sendiri struktur, tambahan beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Hasil desain penampang dan penulangan struktur selanjutnya dievaluasi seismik dengan pushover menggunakan analisis statik nonlinier. Evaluasi seismik dilakukan pada gedung as built dan gedung yang didesain full ductile. Besarnya perbandingan kapasitas dan nilai daktilitas struktur antara as built dengan gedung yang didesain full ductile dapat diketahui. Kapasitas maksimum roof displacement sistem struktur pada gedung as built untuk arah Ux, U-x, Uy, dan U-y berturut-turut adalah 27,451 mm, 27,790 mm, 27,171 mm, dan 28,950 mm, sedangkan base force berturut-turut adalah 3674,324 kN, 3834,831 kN, 4072,681 kN, dan 3860,712 kN. Bangunan as built yang didesain dengan perilaku full ductile secara umum dapat meningkatkan roof displacement sebesar +2,67% untuk arah Ux, +3,44% untuk arah U-x, dan sebesar +3,52% untuk arah U-y, namun berakibat turunnya kapasitas base force pada arah Ux, U-x, Uy, dan U-y sebesar -13,28%, -10,03%, -11,54% dan -10,82%. Nilai daktilitas stuktur pada gedung as built untuk arah Ux, U-x, Uy, dan U-y berturutturut adalah μux 3,024; μu-x 3,152; μuy 3,458; dan μu-y 2,983. Bangunan as built yang didesain dengan perilaku full ductile dapat meningkatkan nilai daktilitas untuk arah Ux, U-x, Uy, dan U-y berturut-turut sebesar +27,94%, +26,84%, +21,92%, dan +25,98% dari as built. Kata kunci: seismic evaluation, pushover, full ductile, roof displacement, base force, daktilitas.