PENGARUH PERTAMBAHAN SEPEDA MOTOR TERHADAP KECELAKAAN LALULINTAS DI KOTA BANDUNG.
Sepeda motor adalah kendaraan yang sedang populer di Kota Bandung, karena harganya yang relatif terjangkau bagi sebagian besar penduduk Kota Bandung yang membutuhkan sarana transportasi untuk melakukan aktivitasnya. Pertumbuhan sepeda motor yang tinggi serta proporsi sepeda motor dalam komposisi lalu lintas di Kota Bandung menyebabkan operasi lalu lintas yang rumit dan cenderung berbahaya, dan jika tidak diiringi dengan pertambahan dan peningkatan jalan akan menimbulkan berbagai masalah transportasi, yang salah satunya adalah masalah kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini dimaksudkan untuk membandingkan jumlah kecelakaan yang terjadi setiap tahunnya dan seberapa besar pengaruh kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat adanya pertambahan jumlah sepeda motor. Hasil dari pengumpulan dan analisis data sekunder diperoleh jumlah kecelakaan yang
terjadi selama enam tahun terakhir yaitu sebanyak 1.867 kecelakaan yang mencakupi wilayah Bandung Barat, Bandung Tengah, dan Bandung Timur. Kecelakaan lalu lintas yang sangat tinggi berada pada tahun 2007 dimana pada saat itu jumlah sepeda motor meningkat secara drastis. Tingginya angka kecelakaan di Kota Bandung akhir-akhir ini dikarenakan jumlah kendaraan yang semakin tahun semakin meningkat namun sarana jalan di Kota Bandung yang masih belum memadai dan kurangnya penegakkan hukum sehingga kesalahan pemilik kendaraan sering terjadi. Kata Kunci: Sepeda Motor, Kecelakaan Lalu Lintas
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).PENGARUH PERTAMBAHAN SEPEDA MOTOR TERHADAP KECELAKAAN LALULINTAS DI KOTA BANDUNG. ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH PERTAMBAHAN SEPEDA MOTOR TERHADAP KECELAKAAN LALULINTAS DI KOTA BANDUNG. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text
MLA Style
.PENGARUH PERTAMBAHAN SEPEDA MOTOR TERHADAP KECELAKAAN LALULINTAS DI KOTA BANDUNG. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text
Turabian Style
.PENGARUH PERTAMBAHAN SEPEDA MOTOR TERHADAP KECELAKAAN LALULINTAS DI KOTA BANDUNG. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text