// <![CDATA[PEMANFAATAN FLY ASH PADA BETON DENGAN KUAT TEKAN RENCANA 60 MPA.]]> RIESA PERMATA SUNARYA / 22.2005.010 / SI Dosen Pembimbing 1 Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T.
Semen merupakan bahan utama pembentuk beton, namun penggunaan semen yang berlebih dapat membahayakan lingkungan karena proses produksi semen menghasilkan emisi CO2 yang cukup besar. Untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang terjadi, diperlukan langkah-langkah pemanfaatan limbah batu bara. Salah satu jenis limbah pengolahan batu bara dikenal sebagai abu terbang (fly ash). Untuk merancang beton dengan kuat tekan rencana 60 MPa yang menurut SNI 03-6468-2000 termasuk kategori beton mutu tinggi, dilakukan usaha sebagai berikut: 1) faktor air semen (w/c), yang digunakan dalam perencanaan adalah 0,24; 2) pembatasan ukuran agregat maksimum sebesar 10mm; 3) penambahan silica fume, untuk mengikat kapur bebas dan nenambah jumlah CSH gel; dan 4) penambahan superplasticizer, untuk mempertahankan tingkat kelacakan (workability) beton. Metoda SNI 03-2834-2000 digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton dengan kuat tekan rencana 60 MPa. Pengujian kuat tekan dan tarik belah dilakukan dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 100 mm dan tinggi 200 mm, pada umur beton 3, 7, 14, 28 dan 56 hari. Kadar penambahan fly ash yang optimum adalah 10% dari berat semen yang menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 47,17 MPa. Kadar subtitusi parsial fly ash yang optimum adalah sebesar 10% dari berat semen menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 45,36 MPa. Kadar optimum superplasticizer (Structuro 335) sebesar 3% dari berat semen yang menghasilkan kuat tekan rata-rata 45,6 MPa. Kadar penambahan silica fume yang optimum adalah 3% dari berat semen dengan kuat tekan rata-rata 51,10 MPa. Batasan nilai slump rencana yang paling baik adalah 10-30 mm karena menghasilkan kuat tekan rata-rata paling baik yaitu sebesar 45,36 MPa. Penambahan kuat tekan beton dengan subtitusi parsial fly ash sebesar 10% pada umur 28 hari mencapai 45,36 MPa, pada umur 56 hari terjadi peningkatan kekuatan beton sebesar 1,19% atau 45,90 MPa. Persentase kuat tekan yang dihasilkan pada umur 3, 7, 14 terhadap 28 hari adalah 82,25%, 92,63% dan 95,70%. Kata kunci: fly ash, silica fume, superplasticizer.