// <![CDATA[PUSAT KESENIAN WAYANG WORLD OF WAYANG]]> Bambang Subekti, Ir.,MT. Dosen Pembimbing 1 Ir. Dewi Parliana, MSP. Dosen Pembimbing 2 Annisa Nitya Nuraini/212010005 Penulis
Kesenian tradisional merupakan sebuah kesenianan yang muncul dari keseharian ataupun rutinitas suatu masyarakat pada tempat tertentu yang secara turun temurun diwariskan pada setiap generasinya. Wayang merupakan seni pertunjukan asli Indonesia yang berkembang pesat di pulau Jawa dan Bali. Kini kesenian wayang yang dianggap telah mati dan kurang peminat di kalangan anak muda ternyata berkembang baik dan memiliki banyak inovasi, hal ini terbukti dengan masih banyaknya pertunjukan kesenian wayang dan festival nasional maupun internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Keberadaan Pusat Kesenian Wayang 'World of Wayang' ini merupakan sebuah media inovasi, rekreasi, dan konservasi kesenian wayang yang diwujudkan dengan fungsi terpadu yaitu dengan adanya ruang pertunjukan khusus seni tradisi, sanggar pelatihan berbagai jenis wayang, studio pelatihan pembuatan wayang dan workshop mengenai kesenian wayang. Pada pusat kesenian ini, ruang terbuka hijau diperuntukkan untuk masyarakat umum sebagai ruang terbuka bersama yang berfungsi sebagai alat penarik massa juga terkait dengan peraturan pemerintah Jakarta mengenai kawasan ini harus dijadikan ruang terbuka hijau. Tema 'Traditional Art in Contemporary' atau seni tradisional dalam kontemporer diterapkan sebagai solusi antara hal-hal yang bersifat tradisional dan kontemporer yang terkesan bertolak belakang. Perkembangan arsitektur yang bergerak kearah kekinian harus diikuti, namun seni tradisi yang menjadi identitas harus tetap dipertahankan. Pusat kesenian ini tetep mengikuti perkembangan dunia arsitektur, namun masih menerapkan sisi tradisional dengan mengaplikasikan seni ornamentasi tradisional pada fasad bangunannya, sehingga tercermin kegiatan yang dilakukan di dalam bangunannya.