// <![CDATA[SARANA REKREASI MEMORIAL BETAWI VILLAGE]]> ABDULLAH / 212012220 Dosen Pembimbing 1 Eka Virdianti,.ST,MT Dwi Kustianingrum.,Ir,MT
Ibu kota Republik Indonesia, Jakarta adalah kota metropolitan yang luas dan telah berkembang pesat selama bertahun-tahun, menyerap banyak desa dalam prosesnya. Padahal Jakarta merupakan konglomerasi dari desa-desa yang dikenal sebagai kampung, Sejalan dengan itu, kehidupan masyarakat modern, padatnya aktifitas, dan tingginya tuntutan hidup serta tingkat stress membuat kebutuhan masyarakat akan rekreasi dan hiburan semakin meningkat. Namun sayangnya masyarakat lebih memilih berkunjung ketempat-tempat hiburan yang modern, sedikit masyarakat yang mau mengenal budaya di Indonesia khususnya budaya Betawi. Budaya Betawi itu sendiri merupakan budaya asli dari kota Jakarta yang saat ini mulai tidak terlihat lagi, baik dari sisi seni dan budayanya maupun dalam sisi Arsitekturnya, hal ini Nampak jelas dari banyaknya bangunan bangunan tinggi yang meninggalkan nilai-nilai kearifan arsitektur Betawi. Sehingga perlu ada pendekatan dan peran arsitektur dalam menata sebuah kawasan menjadi bangunan yang bernuansakan budaya. Untuk itu perencanaan sarana rekreasi yang mengusung budaya Betawi ini bertujuan untuk menciptakan sarana hiburan berwawasan edukatif dan dapat mengingatkan kembali nuansa serta suasan perkampungan betawi dengan tema Arsitektur Kontekstual. Kemudian di wujudkan dalam penggunaan ruang-ruang yang sesuai dengan wahana yang disediakan serta mengolah sirkulasi yang efektif dan efesien sehingga secara umum desain bangunan sarana rekreasi ini berhasi secara fungsi.