// <![CDATA[PEMBUATAN ETANOL DARI SAMPAH SEMANGKA DENGAN REAKTOR UPFLOW ANAEROBIC SLUDGE BLANKET (UASB)]]> Ronny Kurniawan, S.T., M.T. Salafudin, S.T., M.Sc. Imam Negeri /14-2011-010 Penulis Tommy Winata /14-2011-016 Dosen Pembimbing 1
Krisis bahan bakar minyak bumi menyebabkan manusia mencari energi alternatif sebagai bahan bakar pengganti minyak bumi. Energi alternatif tersebut dapat berupa etanol yang dibuat dari sampah buah. Sampah buah dapat dijadikan etanol melalui proses fermentasi dengan menggunakan mikroorganisme. Penelitian ini menguji kandungan etanol pada sampah semangka yang telah difermentasi. Mikroorganisme yang digunakan pada proses fermentasi adalah jenis ragi yaitu Saccharomyces cerevisiae. Tinjauan umum dari penelitian ini adalah mengetahui titik mula terjadinya stabilitas proses fermentasi kontinu dengan menggunakan reaktor UASB dalam pembuatan bioetanol dari sampah semangka. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada hari ke-3 dan seterusnya, konsentrasi etanol keluaran dari reaktor telah mencapai konstanan yaitu sebesar 2,33% volume dengan % yield yang didapatkan sebesar 20,26%. Proses pembuatan etanol dari sampah buah ini dilakukan dengan fermentasi secara kontinu dalam reaktor Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB) dengan menggunakan filter spons sebagai media penambat dan sistem proses yang terjadi yaitu secara fluidalisasi dalam reaktor UASB.