// <![CDATA[EVALUASI KARAKTERISTIK 4 TIPE SENSOR ULTRASONIK SEBAGAI PENGUKUR JARAK (STUDI KASUS ALAT UKUR TINGGI BADAN)]]> Galuh Anggara/11-2010-015 Penulis Hendi Handian Rachmat, S.T., M.T., Ph.D 0422087401 - Kania Sawitri, S.Pd., M.Si.
Tugas akhir ini membahas tentang evaluasi karakteristik 4 tipe sensor ultrasonik sebagai pengukur jarak dalam studi kasus pengukur tinggi badan. Hasil evaluasi ini dapat dijadikan bahan referensi penentuan jenis sensor bagi pendesain untuk mendesain alat ukur tinggi badan digital guna membantu kalangan disabilitas untuk memonitor tinggi badannya secara mandiri. Pengukuran tinggi badan ini bertujuan untuk menjaga keidealan postur tubuh agar terhindar dari penyakit obesitas. Sensor ultrasonik yang dievaluasi yaitu HC-SR04, PING, US- 100, dan Maxsonar. Parameter yang dibutuhkan untuk menentukan sensor ultrasonik mana yang cocok untuk digunakan dalam membuat alat ukur tinggi badan adalah akurasi, presisi, linearitas dan histerisis. Metode yang digunakan untuk mendapatkan parameter tersebut yaitu dengan menganalisis data pengukuran jarak secara statistik. Data pengukuran jarak diperoleh dengan cara menggerakkan benda ukur secara bolak-balik sebanyak 3 kali terhadap sensor uji dari 0 cm sampai dengan 200 cm dengan perubahan jarak 1 cm. Jenis benda yang diukur adalah benda datar, benda bulat besar dengan diameter 10 cm, dan benda bulat kecil dengan diameter 7,5 cm. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa nilai akurasi dengan uji T berada di luar nilai T-tabel. Namun demikian semua sensor memiliki nilai presisi yang relatif baik (nilai F hitung < nilai F-tabel). Didapat pula nilai histerisis terkecil dari keseluruhan sensor dan benda uji adalah 0,5% dan nilai r2 untuk menyatakan linearitas terbesar adalah 0.999962.