// <![CDATA[ANALISIS GETARAN POROS PADA MOTOR DAN POMPA YANG MENGALAMI MISALIGNMENT]]> I Kadek Dwi Permana Putra/ 12-2011-124 Penulis Ahmad Taufik, M.Eng., Ph.D. Encu Saefudin, Ir., M.T.
Teknik perawatan secara prediktif banyak diaplikasikan di dunia industri yang salah satunya adalah untuk rotating equipment. Teknik perawatan ini dapat mendeteksi jenis kerusakan pada suatu mesin tanpa menghentikan operasi mesin tersebut dengan cara pengukuran dan analisis getaran melalui identifikasi terhadap sinyal getaran yang dihasilkan. Sinyal getaran tersebut diperoleh dengan melakukan pengukuran dengan alat ukur getaran. Setiap kerusakan mempunyai karakteristik getarannya sendiri. Salah satu kerusakan yang umum terjadi pada jenis rotating equipment berupa motor dan pompa adalah misalignment, kerusakan ini terjadi karena ketidaksumbuan poros yang dihubungkan dengan kopling antara motor dan pompa. Dalam Tugas Akhir ini akan dianalisis sinyal getaran yang dibangkitkan oleh misalignment melalui pengambilan data sinyal getaran pada arah aksial, vertikal dan horizontal pada motor dan pompa. Dari hasil analisis, dapat diketahui besarnya getaran yang dibangkitkan dalam interval waktu oleh misalignment melalui perbandingan nilai getaran terhadap trending dan dengan standar yang berlaku memperlihatkan amplitudo tinggi pada motor aksial kondisi getaran zona C sebesar 6,32 mm/s, serta amplitudo tinggi pada pompa horizontal kondisi getaran zona B sebesar 2,72 mm/s, berdasarkan standar ISO 10816-3. Sinyal getaran pada motor dibangkitkan oleh jenis kerusakan kombinasi misalignment paralel dan sudut melalui spektrum 1x dan 2x rpm, serta mengakibatkan looseness bantalan secara keseluruhan melalui spektrum harmonik kelipatan 1x dan 1½x rpm.