// <![CDATA[TAMAN PERMAINAN TRADISIONAL NUSANTARA SEBAGAI TAMAN EDUKASI BUDAYA DI JAKARTA :]]> Rizha Dwi Annas / 212010104 Dosen Pembimbing 1 Theresia Pynkyawati Ir, MT Mamiek Nur Utami Ir, MM
Dalam perencanaan theme park merupakan tatanan arsitektur yang memuat suatu sirkuit lingkungan tema (atau sederetan tema) dalam suatu ekologi fantasi yang nyata sejauh seperti yang diungkapkan Lang (1994). Yang diperbincangkan di sini bukan lagi manusia seperti masa-masa lalu, melainkan fungsi kepemilikan dan penggunaan benda-benda dan pesan-pesan. Karena kini yang dikonsumsi bukan lagi fungsi benda semata, tetapi lebih penting makna-maknanya. Kehadiran sebuah Theme park yang memiliki nilai budaya salah satunya dengan menghadirkan suatu tempat wahana permainan tradisional yang terdapat di Indonesia. Dengan adanya taman permainan tradisional menjad isalah satu upaya dalam menuangkan suatu kawasan wisata yang dapat mengedukasi masyarakat akan budaya yang terdapat di Indonesia, tertutama di Ibukota Jakarta. Permainan tradisional merupakan warisan dari leluhur secara turun temurun, berbagai jenis permainan tradisional hadir di Indonesia seperti permainan gasing, congklak, gobak sodor dan lain sebagainya. Seiring dengan berkembangnya teknologi permainan – permainan tradisional mulai hilang, maka dari itu perlu adanya suatu upaya untuk melestarikan permainan yang terdapat di Indonesia. Taman Permainan Tradisional Nusantara merupakan suatu tempat wisata yang menghadirkan permainan tradisional yang ada di Indonesia berupaya wahana permainan tradisional.Dengan adanya Taman Permainan Tradisional Nusantara diharapkan masyarakat dapat mengenal dan mengingat kembali permainan tradisional Indonesia. Tema Transformasi Tradisional dipilih karena konsep dasar perancangannya mengangkat konsep tradisional Indonesia yang merespon iklim tropis dengan menggabungkan unsur modern. Perancangan Taman Permainan Tradsional Nusantara ditekankan pada keunikan dan cirri khas dari unsure tradisional yang diterapkan pada fasad bangunan, karena factor estetika menjadikan bangunan ini sebuah icon di Jakarta. Kemudian diwujudkan dalam penggunaan ruang-ruang yang ada serta mengolah sirkulasi yang efektif dan efisien sehingga secara umum bangunan Taman Permainan Tradisional Nusantara berhasil secara fungsi