STUDI PENGATURAN ARUS EKSITASI UNTUK MENGATUR
TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DI PT INDONESIA POWER
UBP KAMOJANG UNIT 2
Naik-turun beban mempengaruhi tegangan keluaran generator. Apabila beban
naik maka tegangan keluaran generator turun dan apabila beban naik maka
tegangan keluaran generator naik. Supaya tegangan keluaran generator tetap
diperlukan suatu pengaturan tegangan keluaran generator. Pengaturan tegangan
keluaran generator dengan mengatur arus eksitasi generator.
Penggunaan rangkaian konverter dalam AVR bertujuan untuk mengatur nilai
tegangan eksitasi untuk exciter melalui pengaturan sudut penyalaan thyristor (α).
Untuk mengatur sudut penyalaan maka rangkaian semi konverter dihubungkan
dengan firing thyristor dengan waktu penyalaan yang disesuaikan. Pada studi ini,
sudut penyalaan thyristor dapat diatur dari 30o ≤ α ≤ 180o. Sudut penyalaan thyristor
diatur oleh rangkaian firing thyristor.
PT Indonesia Power UBP Kamojang Unit 2 mempunyai sistem eksitasi
tanpa brush (brushless) dengan menggunakan PMG (Permanent Magnet
Generator) sebagai sumber tegangan. Rotor PMG adalah magnet permanen dikopel
dengan turbin sehingga ketika turbin berputar maka PMG akan menghasilkan
tegangan induksi pada bagian stator. Tegangan keluaran PMG akan diatur dan
disearahkan terlebih dahulu oleh semikonverter kemudian diberikan ke AC exciter
dan tegangan keluaran AC exciter disearahkan kembali oleh dioda penyearah
sebelum diberikan ke medan generator.
Tujuan penulisan ini adalah untuk menghitung sudut penyalaan thyristor
pada rangkaian semi konverter yang terdapat pada AVR PT Indonesia Power UBP
Kamojang Unit 2. Hasil perhitungan yang didapat akan dibandingkan dengan hasil
simulasi menggunakan simulink dari matlab. Perhitungan dilakukan dengan cara
menjabarkan rangkaian sistem eksitasi pada UBP Kamojang unit 2 kemudian
rangkaian tersebut dimodelkan untuk disimulasikan.
Perhitungan dan simulasi diambil contoh dari logsheet generator harian.
Berdasarkan perhitungan, batas minimum sudut penyalaan thyristor adalah 116,57o
dengan tegangan eksitasi generator adalah 107 Volt dengan arus eksitasi generator
adalah 493 A pada tegangan keluaran generator sebesar 11,7 kVoltt. Batas
maksimum sudut penyalaan thyristor adalah 120,96o dengan eksitasi generator
adalah 107 Volt dan arus eksitasi generator adalah 614,9 A pada tegangan keluaran
generator sebesar 11,8 Kvolt.
Tetapi berdasarkan hasil simulasi sudut penyalaan thyristor bekerja pada
rentang 100,71o dengan tegangan eksitasi generator adalah 159,97 Volt dan arus
eksitasi generator adalah 791,8 A pada tegangan keluran generator sebesar 11,7
kVolt. Batas maksimum sudut penyalaan thyristor 127,15o dengan tegangan
eksitasi generator adalah 76,14Volt dan arus eksitasi genearator adalah 341,9 A
pada tegangan keluran generator sebesar 11,8 kVolt.
Berdasarkan hasil simulasi sudut penyalaan thyristor pada kondisi beban
penuh adalah 61,73o Nilai sudut penyalaan thyristor berbanding terbalik terhadap
nilai tegangan keluaran generator.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).STUDI PENGATURAN ARUS EKSITASI UNTUK MENGATUR
TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DI PT INDONESIA POWER
UBP KAMOJANG UNIT 2 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.STUDI PENGATURAN ARUS EKSITASI UNTUK MENGATUR
TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DI PT INDONESIA POWER
UBP KAMOJANG UNIT 2 ().Teknik Elektro:FTI,2016.Text
MLA Style
.STUDI PENGATURAN ARUS EKSITASI UNTUK MENGATUR
TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DI PT INDONESIA POWER
UBP KAMOJANG UNIT 2 ().Teknik Elektro:FTI,2016.Text
Turabian Style
.STUDI PENGATURAN ARUS EKSITASI UNTUK MENGATUR
TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DI PT INDONESIA POWER
UBP KAMOJANG UNIT 2 ().Teknik Elektro:FTI,2016.Text