// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI GENERATOR OZON DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER DC DARI KELUARAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) MENGGUNAKAN FLYBACK CONVERTER]]> Deri Muhamad Nurendi/ 11-2010-036 Penulis Syahrial,ST, MT. Dr. Waluyo, MT.
Ozon (O3) merupakan bahan pengoksida yang sangat kuat kedua setelah fluorin, sehingga dapat berfungsi sebagai pembersih, penghilang bau serta sebagai bahan desinfektan yang mampu membunuh semua mikroorganisme seperti bakteri, jamur, benih dsb.Ozon dihasilkan dari percobaan menggunakan korona discharge. Metoda perancangan generator ozon menggunakan pembangkitan tegangan tinggi dari sumber Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menggunakan rangkaian flyback dengan tiga variasi tegangan yang dihasilkan sebesar ±2000VDC sampai dengan ±8000VDC, dengan laju alir oksigen 3L/menit dan 5L/Menit, variasi waktu ( 10; 20; 30; 40; 50) menit dan mengatur jarak anatar konduktor 0,1 cm. Produk ozon dialirkan pada air bersih dan dihitung konsentrasi sisa ozonnya menggunakan larutan indigo kolorimetri. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar laju alir oksigen, konsentrasi ozon meningkat. Peningkatan tegangan output akan menambah besar medan listrik yang dihasilkan, sehingga konsentrasi ozon meningkat. Besar tegangan yang berhasil dibangkitkan dari sumber batre 12 VDC sebesar 4487,72 VDC, 6582 VDC dan 7047,39 VDC. Konsentrasi ozon yang paling besar terbentuk pada tegangan 7047,39 VDC dengan besar ozon 0,0382 mgO3/L. Sedangkan besar tegangan yang berhasil dibangkitkan dari sumber pembangkit tenaga listrik sebesar 3390,72 VDC, 6249,57 VDC, dan 6947,66 VDC dengan besar ozon yang paling besar dihasilkan oleh tegangan 6847,66 VDC dengan besar ozon 0,0323 VDC.