// <![CDATA[MODEL OPTIMISASI PENENTUAN LOT PRODUKSI PADA SISTEM PRODUKSI YANG TERDETERIORASI DENGAN PEMERIKSAAN SAMPLING GANDA UNTUK MEMINIMUMKAN TOTAL BIAYA]]> Hendro Prassetiyo, S.T., M.T. Adik Satria Permadi/ 13-2012-190 Penulis Arie Desrianty, S.T., M.T.
Penelitian ini membahas model Economic Production Quantity (EPQ) yang dikembangkan berdasarkan batasan yang ada, EPQ mengasumsikan bahwa sistem produksi berjalan selalu sempurna sehingga seluruh pesanan item dapat menjadi persediaan. Sistem produksi pada kenyataannya tidak dapat selalu berjalan sempurna, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, misal nya deteriorasi dan kesalahan pemeriksaan. Sistem produksi terdeteriorasi akan mengalami pergeseran status dari in-control menjadi out-of-control sehingga akan menghasilkan produk yang tidak sesuai (cacat), sedangkan kesalahan pemeriksaan pada saat sampling terjadi akibat hanya memeriksa produk yang menjadi sampel, sehingga kualitas dari produk yang bukan menjadi sampel tidak dapat diketahui. Pada penelitian ini, produk akan mengalami inspeksi sampling ganda, dengan 3 (tiga) kemungkinan keputusan, yaitu diterima, dilakukan pengambilan sampel ke dua dan dilakukan inspeksi dengan ukuran ATI. Penelitian ini merupakan pengembangan model dengan menggunakan tools pemrograman dinamis probabilistik untuk menghasilkan model optimisasi penentuan lot produksi akibat deteriorasi dan mempertimbangkan kesalahan inspeksi sampling dengan kriteria minimisasi total ongkos yang terdiri dari ongkos setup, ongkos produksi, biaya kegagalan internal dan ongkos penalti.