ANALISIS GETARAN PADA MOTOR PENGGERAK COOLING TOWER YANG MENGALAMI UNBALANCE
Getaran merupakan respon dari sebuah sistem mekanik baik yang diakibatkan oleh
gaya eksitasi yang diberikan maupun perubahan kondisi operasi sebagai fungsi
waktu. Salah satu masalah umum yang dapat menimbulkan getaran pada mesin
yaitu ketidakseimbangan pada elemen yang berputar. Getaran akibat
ketidakseimbangan ini diakibatkan oleh pusat massa tidak sesumbu dengan sumbu.
Analisis getaran adalah salah satu dari teknik condition monitoring untuk
mengetahui kondisi kerusakan dari mesin yang dilakukan dengan cara pengukuran
dengan menggunakan alat ukur getaran pada arah radial dan aksial. Untuk kasus
unbalance terjadi pada arah radial, namun pada umumnya sering ditemukan di
radial horizontal. Spektrum yang didapat dari lapangan lebih kompleks
dibandingkan dengan spektrum hasil eksperimen di laboratorium. Kajian ini berisi
tentang analisis getaran motor penggerak cooling tower PT. Pertamina (Persero)
RU VI Balongan. Batas alert high ada pada 4,53 mm/s dan batas alert danger pada
7,16 mm/s. Pada pengukuran sinyal getaran di overall velocity pada motor
penggerak cooling tower ini didapatkan amplitudo motor OB arah radial vertikal
5,24 mm/s dan arah radial horizontal 3,23 mm/s sedangkan amplitudo motor IB
arah radial vertikal sebesar 6,76 mm/s, radial horizontal 3,12 mm/s, dan aksial 4,53
mm/s. Sinyal getaran tersebut tinggi di 1 x rpm mengindikasikan sistem tersebut
mengalami ketidakseimbangan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).ANALISIS GETARAN PADA MOTOR PENGGERAK COOLING TOWER YANG MENGALAMI UNBALANCE ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.ANALISIS GETARAN PADA MOTOR PENGGERAK COOLING TOWER YANG MENGALAMI UNBALANCE ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text
MLA Style
.ANALISIS GETARAN PADA MOTOR PENGGERAK COOLING TOWER YANG MENGALAMI UNBALANCE ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text
Turabian Style
.ANALISIS GETARAN PADA MOTOR PENGGERAK COOLING TOWER YANG MENGALAMI UNBALANCE ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text