// <![CDATA[STUDI KARAKTERISTIK IMPEDANSI PENTANAHAN KONFIGURASI VERTIKAL DAN MODIFIKASI BATANG ELEKTRODA VARIASI KEDALAMAN TABUNG DENGAN INJEKSI ARUS BOLAK BALIK BERFREKUENSI 50Hz-2 MHz]]> Dr. Waluyo. ST.M.T. IKA MUTIARA AGUSTIN/ 11201035 Penulis Dr Bambang Anggoro.S.P. Ir. M.T.
Sistem pentanahan merupakan salah satu faktor penting untuk sistem proteksi. Impedansi pentanahan dipengaruhi oleh besar frekuensi dari arus yang mengalir pada batang elektroda. Impedansi pentanahan tidak hanya bersifat sebagai tahanan murni (R). Impedansi pentanahan mempunyai sifat induktansi (L) dan kapasitansi (C). Pada penelitian ini dilakukan pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui besar nilai impedansi dari pengaruh modifikasi batang elektroda berbentuk tabung yang diberi isian pasir dengan variasi kedalaman yang berbeda. Pengukuran dilakukan menggunakan metode tiga titik konfigurasi vertikal dengan frekuensi arus AC yang diinjeksikan yaitu 50 Hz–2 MHz. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa nilai tahanan pentanahan sangat dipengaruhi oleh frekuensi yang diinjeksikan, kedalaman elektroda yang ditanam dan kondisi tanah dimana elektroda tersebut ditanam. Hasil pengukuran dan perhitungan diperoleh nilai impedansi terkecil sebesar 0,005 Ω pada batang elektroda tabung dengan kedalaman 50 cm dan impedansi pentanahan terkecil pada kedalaman 60 cm sebesar 0,05 Ω pada kondisi tanah basah. Impedansi terkecil pada kedalaman 100 cm sebesar 0,15 Ω pada kondisi tanah kering. Impedansi pentanahan tersebut mempunyai sifat resistif, kapasitif dan induktif tergantung dari besar frekuensi dan kondisi tanah.