// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI SOLAR CHARGE CONTROLLER MAXIMUM POWER POINT TRACKER DENGAN TOPOLOGI BUCK CONVERTER UNTUK CHARGER HANDPHONE]]> Dr. Waluyo. ST.M.T. Siti Saodah, MT. Ario Amri Ihsan/ 11-2009-016 Penulis
Pembangkit Listrik Tenaga surya (PLTS) kini semakin banyak dipakai oleh banyak kalangan mengingat energi terbarukan ini ramah lingkungan dan praktis. Akan tetapi timbul masalah dalam energi terbarukan ini disebabkan daya keluaran dari modul surya sangat tergantung pada kondisi sinar matahari. Apabila matahari redup (berawan) maka daya yang dihasilkan oleh modul surya juga berkurang. Maka dari itu Penulis menambahkan rangkaian MPPT sebagai kontrol disebabkan oleh masalah tersebut. Rangkaian MPPT ini adalah solusi untuk mencari daya maksimum modul surya tersebut dalam cuaca cerah atau saat langit mendung. Dalam merancang MPPT ini, penulis memakai mikrokontroler PIC16f1503 sebagai otak dari metoda MPPT ini. Selain itu, penulis juga menambahkan topologi buck converter untuk menurunkan tegangan dari modul surya menjadi 12 VDC. Hal itu dikarenakan tegangan nominal modul surya adalah 12 VDC dan pada saat siang hari tegangan itu dapat berubah menjadi lebih tinggi, tegangan maksimum bisa mencapai 17,19 VDC. Apabila tegangan keluaran modul kurang dari 12 VDC atau pada saat malam hari (Vout modul = 0 VDC) maka beban akan disuplai murni oleh baterai. Penulis juga menambahkan inverter karena perancangan alat ini nantinya akan bisa digunakan secara universal sehingga orang yang akan mencharge HP-nya tinggal mencolok charger handphone-nya ke Stop Kontak. Dari hasil pengujian alat, diketahui bahwa daya keluaran dari solar charge controller MPPT ini lebih efisien dibandingkan dengan solar charge controller PWM biasa. Presentase rata-rata kelebihan daya keluaran modul surya yang dihasilkan charge controller MPPT ini bisa mencapai 11% dibandingkan dengan charge controller PWM biasa.