// <![CDATA[USULAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK ISOLATOR DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (Studi Kasus PT IPMS (INTI PINDAD MITRA SEJATI)]]> Drs. R. Hari Adianto, M.T. Diana Fitria Mayangsari / 13-2011-217 Penulis Yoanita Yuniati, S.T.,S.Psi.,M.T
PT IPMS (INTI PINDAD MITRA SEJATI) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri manufaktur dengan salah satu hasil produksi adalah isolator. PT IPMS telah melakukan beberapa perbaikan dalam proses produksi, namun perbaikan tersebut masih belum dapat mengurangi jumlah cacat secara signifikan pada produk isolator. Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) merupakan suatu prosedur untuk mengidentifikasi kegagalan produk berdasarkan potential cause. FMEA berfungsi untuk menentukan nilai Risk Priority Number (RPN) yang selanjutnya akan diidentifikasi lebih lanjut menjadi fokus utama dalam menentukan akar dari potential cause menggunakan Fault Tree Analysis (FTA). Dari akar permasalah tersebut dapat ditentukan usulan perbaikan dan pengendalian agar dapat membantu perusahaan untuk mengurangi resiko kegagalan produksi.