// <![CDATA[USULAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK E- HOUSE MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT. SCHNEIDER ELECTRIC]]> Rizky Mahardika Wagner/ 13-2010-158 Penulis Prof. Ir. Dr Harsono Taroepratjeka, MSIE. Fifi Herni Mustofa, ST., M.T
PT. Scheneider Electric merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pembuatan komponen pembangkit listrik dan rangka baja. PT. Scheneider Electric dalam melakukan proses produksi pembuatan E-House masih menghasilkan produk cacat pada stasiun kerja Bending yaitu masih terdapat sudut lengkung yang tidak sesuai, pada stasiun kerja Welding yaitu masih terdapat pengelasan tidak penuh dan pada stasiun kerja Painting yaitu masih terdapat permukaan yang tidak tercat secara menyeluruh. Cacat yang terjadi perlu untuk dilakukannya perbaikan pada setiap prosesnya. Metode Failure Mode And Error Analysis (FMEA) digunakan untuk menganalisis kecacatan baik kecacatan bentuk maupun kecacatan yang akan mengakibatkan semua produk cacat. Metode FMEA pada produk ini menganalisis dan memberikan solusi untuk memperkecil terjadi cacat pada proses Bending, Welding dan Painting. Usulan perbaikan untuk produk E-House adalah sebaiknya dilakukan pelatihan selama 3 bulan untuk karyawan baru, dilakukan pemeriksaan/maintenance secara berkala, diberlakukan jam kerja secara tertib, menyediakan buku panduan untuk setiap mesin untuk setiap simbol, memberikan sanksi tegas kepada karyawan yang melanggar aturan, menggunakan material yang sesuai standar, benda kerja yang telah dilakukan proses pembentukan sebaiknya tidak dilempar dalam tempat, menyediakan stabilizer dan generator.