MEMPERKENALKAN UPACARA ADAT NGALAKSA DI RANCAKALONG SUMEDANG MELALUI BUKU ILUSTRASI
Upacara adat ngalaksa adalah satu dari sekian banyak kebudayaan asli Indonesia yang menampilkan kearifan lokal masyarakatnya dengan alam dan Tuhannya. Bukan hanya sebagai upacara tahunan, upacara adat ngalaksa juga berperan penting dalam menjaga warisan budaya leluhur masyarakat Rancakalong, Sumedang. Upacara yang berumur ratusan tahun ini juga menyimpan sejarah besar tentang asal muasal makanan pokok yang dikonsumsi masyarakat Rancakalong yakni beras. Ritual yang dilaksanakan selama tujuh hari tujuh malam ini mengandung maksud dan tujuan yang melebihi rasa syukur atas panen yang berlimpah namun juga menjadi sebuah nilai-nilai sosial masyarakat Rancakalong yang memilki filosofi tinggi tentang kehidupan. Proses dan tahapan dalam upacara adat ngalaksa dapat di analogikan juga sebagai proses kehidupan manusia semenjak dilahirkan ke dunia dan ditempa dengan ilmu dan wawasan sehingga muncul menjadi manusia yang bermanfaat bagi lingkungannya. Itu pula yang membuat rasa syukur dalam upacara adat ngalaksa sangat kental yang ditujukan pada Tuhan YME dan Dewi Sri sebagai dewi padi yang melambangkan kesuburan dan kehidupan masyarakat Rancakalong. Sangat disayangkan, informasi dan warisan budaya adat leluhur yang begitu dalam akan makna filosofis mengenai kehidupan ini kurang terdengar luas di telinga generasi penerus. Beberapa akulturasi budaya asing dan modern lebih disenangi anak muda sebagai gaya hidup yang populer. Padahal identitas asli Indonesia adalah budayanya sendiri, salah satunya budaya sunda upacara adat ngalaksa ini yang merupakan identitas dan jati diri masyarakat Rancakalong Sumedang. Oleh karena itu, melalui media informasi berbentuk buku ilustrasi ini diharapkan dapat menjadi sebuah arsip visual bangsa, juga penyimpan informasi sejarah masyarakat Rancakalong agar budaya-budaya Indonesia lain pun terangkat dan turut menjadi kebanggan bangsanya sendiri. Sehingga ketika muncul rasa bangga dengan sendirinya masyarakat akan bersikap preventif terhadap budayanya dan tidak akan ada lagi kasus-kasus pencurian budaya atau saling klaim sebuah warisan leluhur
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).MEMPERKENALKAN UPACARA ADAT NGALAKSA DI RANCAKALONG SUMEDANG MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD
Chicago Style
.MEMPERKENALKAN UPACARA ADAT NGALAKSA DI RANCAKALONG SUMEDANG MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2015.Text
MLA Style
.MEMPERKENALKAN UPACARA ADAT NGALAKSA DI RANCAKALONG SUMEDANG MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2015.Text
Turabian Style
.MEMPERKENALKAN UPACARA ADAT NGALAKSA DI RANCAKALONG SUMEDANG MELALUI BUKU ILUSTRASI ().Desain Komunikasi Visual:FAD,2015.Text