MUSEUM SENI PATUNG DAN LUKIS DI ANCOL
Minat akan seni masih menjadi permasalahan di Idonesia khususnya wilayah Jakarta. Minat akan seni di Ibukota sangat kurang karna tidak adanya saran tersebut. Hal tersebut menuntut keterlibatan seluruh pengampu kepentingan di DKI Jakarta untuk ikut mengatasi persoalan identitas negara yang dimaksud seni. Pengelolaan musium seni sangatlah penting bagi negara dan juga di wilayah DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia. Hampir setiap tahun, Jakarta selalu mengalami penurunan jumalah pengunjung museum setiap tahunnya. Berbagai upaya telah dilakukan salah satunya adalah membuat pertunjukan seni dan juga membuat pameran seni di pusat perbelanjaan seperti mall, yang perlu ditumbuhkan adalah kesadaran masyarakat bahwa berkarya seni bukan hanya dapat ditekuni oleh orang orang yang memiliki dara seni namun seni juga selayaknya patut di perkenalkan dan terus dilestarikan sebagi identitas bagi bangsa Indonesia. Dengan mengadakan kegiatan pada museum seperti expo dan juga educasi didalam kegiatan atau dalam organisasi kegiatan museumdiharapkan dapat menirik peminat pengunjung untuk berkunjing ke museum tidak hanya melihat barang koleksi tetapi juga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan museum yang disediakan seperti education dan juga mengikuti kegiatan expo sebagai upaya pengenalan seni yang semakin maju serta menarik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).MUSEUM SENI PATUNG DAN LUKIS DI ANCOL ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.MUSEUM SENI PATUNG DAN LUKIS DI ANCOL ().Arsitektur:FTSP,2014.Text
MLA Style
.MUSEUM SENI PATUNG DAN LUKIS DI ANCOL ().Arsitektur:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.MUSEUM SENI PATUNG DAN LUKIS DI ANCOL ().Arsitektur:FTSP,2014.Text