MUSEUM RUMAH TINGGAL TRADISIONAL JAWA SMESCO
Museum berasal dari bahasa Yunani museion. Museion selain tempat suci, juga tempat berkumpul para cendekiawan yang mempelajari serta menyelidiki berbagai ilmu pengetahuan. Sedangkan ruang pertemuan adalah gedung yang berfungsi untuk mempertemukan masyarakat. Lokasi proyek berada dalam kawasan perluasan SMESCO, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Lokasi ini berada di jalan utama, letaknya strategis, dan akses yang mudah. Tema yang diambil adalah integrated planning design (desain perencanaan terpadu). Integrated disini merupakan suatu kesatuan atau hubungan atar sesuatu hal yang menjadi satu bagian utuh, dan Planning Design merupakan suatu perencanaan yang dirancang berdasakan pemikiran-pemikiran arsitek guna menangapi seluruh aspek kebutuan dalan pembangunan. Maka Integrated Planning Design merupakan kesatuan suatu perencanaan dan desain berdasarkan pemikiran arsitek dimana perencanaan desain ini dibagi dua yaitu, integreted building design, kesatuan bangunan lama dengan bangunan baru yang akan dirancang secara konteksual baik absolut kontekstual atau harmoni kontekstual dan integrated landscape design, landscaping dirancang menghubungkan Gedung SMESCO UKM dengan Museum. Konsep perancangannya menempatkan 2 massa bangunan yang berbentuk persegi pada lahan, museum yang beroientasi pada arah utara dan gedung pertemuan yang bergabung dengan cafe yang berorientasi pada arah timur, sebagai fasilitas penunjang museum. Terdapat 3 zona pada lahan, publik, privat, dan servis. Museum dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan umum, maupun jalan kaki dan terdapat signage untuk memudahkan pengunjung untuk mencapai tujuan dengan sirkulasi linier di dalam lahannya. Terdapat beberapa bukaan pada utara dan selatan bangunan yang ditunjukan untuk menghemat daya dan pembiayaan pencahayaan buatan. Modul bangunan berukuran 9 m x 9 m, dengan menggunakan pondasi bore pile, kolom dan balok beton dan struktur atap truss Dengan adanya konseptersebut diharapkan dapat terbangun museum yang ideal, dimana museum tersebut dapat mengoleksi, mengonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat Indonesia untuk kebutuhan pendidikan, dan rekreasi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).MUSEUM RUMAH TINGGAL TRADISIONAL JAWA SMESCO ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.MUSEUM RUMAH TINGGAL TRADISIONAL JAWA SMESCO ().Arsitektur:FTSP,2014.Text
MLA Style
.MUSEUM RUMAH TINGGAL TRADISIONAL JAWA SMESCO ().Arsitektur:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.MUSEUM RUMAH TINGGAL TRADISIONAL JAWA SMESCO ().Arsitektur:FTSP,2014.Text