// <![CDATA[ANCOL TRASH ART CENTER]]> Bhanu Rizfa Hakim / 212012001 Penulis Erisa Weri Nydia, ST.,Msc Dosen Pembimbing 1 Ir. Thomas Brunner, MM., Dosen Pembimbing 2
Sampah masih menjadi permasalahan di wilayah Jakarta. Volume produksi sampah di Ibukota mencapai lebih dari 6.500 ton per hari. Hal tersebut menuntut keterlibatan seluruh pengampu kepentingan di DKI Jakarta untuk ikut mengatasi persoalan sampah. Pengelolaan sampah sangatlah penting bagi DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia. Hampir setiap tahun, Jakarta selalu bermasalah dengan musibah banjir yang penyebab utamanya adalah sampah. Berbagai upaya telah dilakukan salah satunya adalah pemanfaatan kembali sampah menjadi komoditas usaha yang menjanjikan, yang perlu ditumbuhkan adalah kesadaran masyarakat bahwa sampah tidak selamanya menjadi barang yang tidak berguna tetapi bisa menjadi barang yang bernilai. Untuk meningkatkan kesadaran itu diperlukan sebuah wadah yang edukatif yang bersifat rekreasi keluarga dengan harapan dapat menumbuhkan rasa peka terhadap sampah. Dengan menggunakan sistem Bank sampah yang di kemas dalam sebuah bangunan rekreasi edukasi dengan konsep Industrial Factory yang bertujuan menciptakan wahana rekreasi sambil belajar bagi semua umur dan memberikan pengetahuan bahwa dari sampah bisa menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomis tinggi sekaligus membantu mengurangi volume sampah di Jakarta.