// <![CDATA[PERBANDINGAN NILAI KONDISI PERMUKAAN PERKERASAN JALAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE ASPHALT INSTITUTE DAN METODE PCI]]> Rezky Gilang Maulana / 22 2010 052 Penulis Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., MT
Permukaan jalan di Kota Bandung akhir-akhir ini seringkali dijumpai dalam keadaan yang berbeda-beda seperti baik, sedang, rusak ringan ataupun rusak berat. Melihat kondisi tersebut, dibutuhkan identifikasi kondisi jalan agar dapat diambil suatu keputusan tepat untuk meningkatkan kualitas jalan. Peningkatan kualitas jalan dilakukan dengan cara memperbaiki kerusakan yang ada sehingga dapat melayani pengguna jalan dengan baik. Kondisi permukaan perkerasan jalan dapat diidentifikasi dengan menggunakan beberapa metode, tetapi metode yang akan digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode Asphalt Institute dan metode PCI. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan nilai kondisi permukaan perkerasan jalan yang ditinjau dengan menggunakan metode Asphalt Institute dan metode PCI. Pada metode Asphalt Institute, penilaian kondisi jalan hanya meninjau kerusakan yang terjadi berdasarkan pengamatan saja dan tidak perlu meninjau dimensi kerusakan, serta cukup mudah dalam perhitungan. Sedangkan metode PCI memerlukan data dimensi kerusakan serta lebih sulit pada tahap perhitungan. Data yang digunakan pada kedua metode ini berupa data primer yang diperoleh langsung dari lapangan. Identifikasi kondisi perkerasan jalan dengan metode Asphalt Institute dan metode PCI menunjukkan hasil yang berbeda. Hasil nilai kondisi yang diperoleh dari perhitungan kedua metode adalah berupa tipe pekerjaan perbaikan jalan. Pada metode Asphalt Institute, tipe pekerjaan perbaikan jalan yang dibutuhkan antara lain pemeliharaan rutin dan pemberian lapis tambah. Selanjutnya pada metode PCI diperoleh tipe pekerjaan perbaikan berupa preventative maintenance, major rehabilitation, dan reconstruction. Setelah hasil kedua metode tersebut dibandingkan, dapat disimpulkan bahwa kedua metode sama baiknya dan sama-sama mendekati dengan kondisi aktual di lapangan.