// <![CDATA[KINERJA PERSIMPANGAN JL. IBRAHIM ADJIE JL. JAKARTA DENGAN BEROPERASINYA FLYOVER JL. JAKARTA KOTA BANDUNG]]> Aan Wijaya / 22-2011-162 Penulis 0408087803 - Sofyan Triana S.T., M.T.
Permasalahan di sektor transportasi terutama di daerah persimpangan merupakan permasalahan yang banyak terjadi di berbagai kota. Pergerakan transportasi memerlukan sarana dan prasarana yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kinerja simpang APILL pada persimpangan Jl Jakarta - Jl Ibrahim Adjie kota Bandung sebelum dan setelah Flyover beroperasi. Pedoman yang digunakan dalam melakukan analisis adalah dengan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2014. Perhitungan kinerja dilakukan pada 7 kondisi yaitu Kondisi 1 menghasilkan Dj bervariasi dari 0,762-1,357, tundaan rata-rata 249 det/smp. Kondisi 2 menghasilkan Dj bervariasi antara 0,772-1,422, tundaan rata-rata 343,96 det/smp. Kondisi 3 menghasilkan Dj 0,666, tundaan simpang rata-rata 50,99 det/smp. Kondisi 4 menghasilkan Dj = 0,88, tundaan rata-rata 117,12 det/smp. Kondisi 5 menghasilkan Dj 0,564, tundaan rata-rata 28,46 det/smp. Kondisi 6 menghasilkan Dj 0,829, tundaan rata-rata 95,23 det/smp. Kondisi 7 menghasilkan Dj 0,745, tundaan rata-rata 69,79 det/smp. Kondisi 5 yaitu Simpang APILL Setelah Beroperasinya Flyover (2 Fase Pagi) menghasilkan kinerja lebih baik jika dibandingkan dengan pengaturan pagi hari lainnya. Kondisi 7 yaitu Simpang APILL Setelah Beroperasinya Flyover (2 Fase Sore) menghasilkan kinerja lebih baik jika dibandingkan dengan pengaturan sore hari lainnya.